Didiskualifikasi, Djohar Arifin: Ini Bentuk Balas Dendam
Asad Arifin | 10 November 2016 17:50
Bola.net - - Mantan Ketua Umum (Ketum) PSSI, Djohar Arifin Husin, gagal kembali menjabat sebagai orang nomor 1 di sepakbola Indonesia. Pria 66 tahun itu didiskualifikasi dari bursa pencalonan ketum usai namanya tidak dipulihkan oleh voters atau pemilik suara.
Djohar terkena sanksi dari PSSI karena menghadiri undangan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan memposisikan dirinya sebagai ketum pada 2015 lalu. Padahal, saat itu dia berstatus sebagai Dewan Kehormatan PSSI.
Djohar berkilah nasibnya saat itu sudah dimaafkan dan diputihkan sesuai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, 3 Agustus 2016. Sehingga, dia berani maju menjadi calon ketum.
Namun, saat Kongres Pemilihan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Kamis , 84 voters melalui voting menyepakati bahwa orang-orang yang berstatus terhukum salah satunya Djohar tidak dibahas pada kongres hari ini.
Saya melihat ada usaha dendam yang tidak baik kepada saya, ujar Djohar kepada wartawan.
Bagi Djohar, pencoretan itu membuat cita-citanya untuk memajukan sepakbola Indonesia gagal. Padahal, dia mengaku sudah memiliki beberapa agenda yang akan dilakukannya jika terpilih.
Coba lihat ketika jaman saya jadi ketum, tim-tim eropa berdatangan ke Indonesia seperti Chelsea, Liverpool, LA Galaxy, dan lain-lain, tutupnya. (fit/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















