Dilarang Gelar Sepakbola, Persis Solo Ajukan Protes ke PSSI
Editor Bolanet | 24 Oktober 2014 13:53
- Keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang melarang kota tersebut menggelar aktivitas sepakbola selama enam bulan terhitung sejak Kamis (23/10), mendapat tentangan dari Persis Solo. Ketua Umum Persis yang juga Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menyebut sanksi tersebut penuh muatan politis.
Keputusan Komdis dinilai sebagai langkah yang terburu-buru, tanpa adanya proses identifikasi persoalan, penyelidikan serta penyelidikan di lapangan. Apalagi sanksi tersebut tanpa melalui sidang Komisi Disiplin.
Ia tak memungkiri, terjadinya kerusuhan juga diakibatkan kesalahan supporter pendukung Persis Solo. Namun langkah-langkah seperti yang ia sebutkan juga harus dilakukan PSSI.
“Penyebabnya apa, langkah-langkanya apa, keputusannya apa, jangan langsung diberi sanksi tanpa ada langkah-langkah awal,” ujar Rudy kepada wartawan, di Rumah Dinas Loji Gandrung, Jumat (24/10).
Terkait sanksi tersebut Rudy mengaku akan segera mengirimkan surat ke Komdis PSSI, untuk menyatakan keberatan dengan adanya sanksi tersebut. Melalui surat itu, Persis juga akan mempertanyakan, alasan apa yang digunakan PSSI saat memberikan sanksi larangan menggelar aktivitas sepakbola selama enam bulan kepada Kota Solo.
“Kalau seperti ini kan di Solo nggak ada sepak bola lagi. Ini akan mematikan sepakbola, yang rugi para pemain, masyarakat dan kita semua. Kita nendang bola saja juga dilarang. Stadion Manahan mau dipakai untuk apa. Persis mau latihan saja tidak boleh,” tandasnya.
Rudy menyayangkan sikap PSSI yang gegabah dalam mengambil keputusan. Tak hanya mental pengurus PSSI ia juga menyorot mental sejumlah wasit di Indonesia yang kurang baik.
“Kalau wasitnya masih seperti ini terus, jangan harap sebagai tuan rumah Asian Games 2018 nanti PSSI akan bisa masuk semifinal,” pungkasnya. [initial]
(ars/pra)
Keputusan Komdis dinilai sebagai langkah yang terburu-buru, tanpa adanya proses identifikasi persoalan, penyelidikan serta penyelidikan di lapangan. Apalagi sanksi tersebut tanpa melalui sidang Komisi Disiplin.
Ia tak memungkiri, terjadinya kerusuhan juga diakibatkan kesalahan supporter pendukung Persis Solo. Namun langkah-langkah seperti yang ia sebutkan juga harus dilakukan PSSI.
“Penyebabnya apa, langkah-langkanya apa, keputusannya apa, jangan langsung diberi sanksi tanpa ada langkah-langkah awal,” ujar Rudy kepada wartawan, di Rumah Dinas Loji Gandrung, Jumat (24/10).
Terkait sanksi tersebut Rudy mengaku akan segera mengirimkan surat ke Komdis PSSI, untuk menyatakan keberatan dengan adanya sanksi tersebut. Melalui surat itu, Persis juga akan mempertanyakan, alasan apa yang digunakan PSSI saat memberikan sanksi larangan menggelar aktivitas sepakbola selama enam bulan kepada Kota Solo.
“Kalau seperti ini kan di Solo nggak ada sepak bola lagi. Ini akan mematikan sepakbola, yang rugi para pemain, masyarakat dan kita semua. Kita nendang bola saja juga dilarang. Stadion Manahan mau dipakai untuk apa. Persis mau latihan saja tidak boleh,” tandasnya.
Rudy menyayangkan sikap PSSI yang gegabah dalam mengambil keputusan. Tak hanya mental pengurus PSSI ia juga menyorot mental sejumlah wasit di Indonesia yang kurang baik.
“Kalau wasitnya masih seperti ini terus, jangan harap sebagai tuan rumah Asian Games 2018 nanti PSSI akan bisa masuk semifinal,” pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Persis Solo dan Bhayangkara FC Ukir Kemenangan
Bola Indonesia 1 Maret 2026, 22:32
-
Prediksi BRI Super League: Persis Solo vs Persik Kediri 1 Maret 2026
Bola Indonesia 28 Februari 2026, 21:30
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST UPDATE
-
Tensi Leao dan Pulisic Memanas di AC Milan, Allegri Turun Tangan
Liga Italia 17 Maret 2026, 11:43
-
Matheus Cunha Merengek ke Casemiro: Please, Main di MU Setahun Lagi!
Liga Inggris 17 Maret 2026, 11:15
-
Chelsea vs PSG: Ujian Mental 3 Bintang Les Parisiens di Stamford Bridge
Liga Champions 17 Maret 2026, 11:01
-
Man City vs Real Madrid: Rudiger Siap Kantongi Haaland Lagi!
Liga Champions 17 Maret 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05









