Dirigen Legendaris Arema Kembali ke Tribune
Ari Prayoga | 1 Desember 2019 23:23
Bola.net - Ada yang spesial pada laga Shopee Liga 1 musim 2019 antara Arema FC dan Kalteng Putra, di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Minggu (01/12). Sosok tokoh dirigen legendaris Aremania, Yosep El Kepet, kembali ke tribune setelah sekian lama absen dari dunia persuporteran.
Lebih istimewa lagi, pada kesempatan ini, Kepet tak sekadar duduk manis menyaksikan pertandingan. Pria yang juga berprofesi sebagai penyiar radio tersebut kembali ke tugas lawasnya sebagai dirijen.
Jelang laga dimulai, Kepet sudah memanaskan tribune VIP dengan chant-chant penyemangat. Chant-chant yang dilantunkan Kepet ini diikuti sejumlah suporter di tribune VIP, yang biasanya duduk anteng menonton jalannya pertandingan.
Kehadiran Kepet juga mendapat sambutan hangat dari penggawa Arema. Ketika dirigen legendaris ini memimpin chant di tribune VIP, para penggawa Arema berbaris di belakang bench mereka menyaksikan langsung dukungan pada mereka.
Kepet sendiri merupakan tokoh di kalangan Aremania, julukan suporter Arema. Sejak era Arema Malang, bermain di kompetisi Galatama, Kepet sudah menjadi dirijen.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Ajang Reuni
Kepet mengaku kehadirannya ke stadion kali ini merupakan ajang reuni. Selama ini, sebagian Aremania, menurutnya, selalu mendesaknya untuk kembali ke tribune.
"Nah, kali ini, saya turuti permintaan mereka," ucap Kepet.
"Saya kembali ke tribune untuk reuni, meski ini akan menjadi yang terakhir bagi saya," imbuhnya.
Menurut Kepet, ada alasan di balik keputusannya untuk tak lagi kembali aktif sebagai dirijen. Salah satunya, ia menambahkan, adalah faktor usia.
"Usia tidak bisa dibohongi. Jadi saya pastikan ini yang terakhir. Tak ada lagi musim depan," tandasnya.
Disambut Gembira
Sementara itu, bukan hanya penggawa Arema yang senang dengan kembalinya Kepet ke tribun. Tokoh Aremania lainnya, Sukarno, mengaku senang dengan kembalinya salah seorang nawaknya tersebut.
"Tentu saja saya senang dengan reuni ini," tutur Pak No Bass Drum, sapaan karib Sukarno.
"Apalagi, kami sudah lama tidak bertemu. Namun, untuk musim depan kabarnya ia sudah tidak mau lagi kembali jadi dirijen," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















