Dirut PT LIB Ditahan, Keluarga Pertanyakan Proses Hukum yang Secepat Kilat
Serafin Unus Pasi | 25 Oktober 2022 22:08
Bola.net - Pihak keluarga besar Akhmad Hadian Lukita merasa keberatan dengan penyidik Polda Jawa Timur yang menahan Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB) tersebut. Lukita bersama lima tersangka Tragedi Kanjuruhan ditahan di Rutan Reskrim Polda Jawa Timur sejak Senin (24/10/2022).
Menurut adik kandung Lukita, Rizki Adhinegara, penahanan yang dilakukan oleh penyidik tidak ada dasar hukumnya. Apalagi, Lukita sangat kooperatif ketika menjalani pemeriksaan.
Hal itu dibuktikan dengan selalu hadirnya Lukita ketika ada jadwal pemeriksaan, baik di Polres Malang maupun di Polda Jatim. Lukita juga selalu memenuhi dokumen permintaan penyidik.
"Jelas bahwa penyidik tidak memiliki alasan untuk menduga bahwa kakak saya akan melarikan diri atau merusak barang bukti," ujar Rizki, dalam keterangan yang diterima Bola.net, Selasa (25/10).
"Oleh karena itu kami sangat menyayangkan dan mempertanyakan tindakan penahanan yang dilakukan oleh penyidik terhadap kakak kami dan karenanya pihak keluarga akan segera mengupayakan pengajuan permohonan penangguhan penahanan yang semoga dapat dipertimbangkan dengan bijak oleh tim penyidik," katanya menambahkan.
Pertanyakan Proses Penyelidikan
Lebih lanjut, Rizki juga mempertanyakan keputusan penyidik Polda Jatim yang mengambil alih pemeriksaan yang sedang berjalan terhadap Lukita di Polres Malang. Ia juga heran dengan proses penetapan status tersangka pada Lukita yang dinilainya sangat cepat.
Lukita diketahui baru menjalani dua pemeriksaan pada Senin (3/10) dan Rabu (5/10). Sehari kemudian, Kamis (6/10), pria asal Bandung itu ditetapkan sebagai tersangka.
"Tentunya wajar kami mempertanyakan proses yang kami rasakan demikian instan dan terburu-buru oleh penyidik, apakah penyidik sedang melakukan penyidikan yang baik untuk mengungkap peristiwa pidana atau hanya sekadar memenuhi target tertentu," tanya ujar Rizki.
Keluarga Tetap Hormati Proses Hukum
Terlepas dari keputusan penyidik yang menahan Lukita, pihak keluarga mengaku tetap menghormati proses hukum yang berjalan. Hal itu juga berkali-kali ditegaskan sendiri oleh Lukita.
Lukita menyatakan siap mempertanggungjawabkan hal-hal yang memang jadi tanggung jawabnya. Namun, ia juga sudah menyiapkan langkah-langkah berikutnya yang dijamin oleh hukum dan Undang-undang (UU).
"Selanjutnya, kakak kami akan siap melakukan pembelaan hukum yang menjadi haknya jika proses berlanjut sampai ke persidangan dan kami semua percaya bahwa keadilan pada akhirnya akan diperoleh bagi yang berhak," imbuh Rizki.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
Luis Milla Latih Persib Secara Jarak Jauh Sebelum Kembali ke Lapangan Pada 31 Oktober 2022
Manajemen PSIS Semarang Dorong RUPS PT. LIB dan Sikapnya Terkait KLB PSSI
RSSA Belum Periksa Dampak Gas Air Mata ke Pernapasan Korban Tragedi Kanjuruhan
Korban Jiwa ke-135 Tragedi Kanjuruhan Dipastikan Tak Meninggal karena Covid-19
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Bola Indonesia 8 Juni 2026, 13:26
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
LATEST UPDATE
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












