Disanksi, PSBK Ancam Menyeberang ke LPIS
Editor Bolanet | 28 Desember 2012 23:35
- Denda Rp 50 juta kepada PSBK Kota Blitar ternyata terus berbuntut panjang. Malah, tim berjuluk Laskar Peta ini mengancam akan menyeberang ke Divisi Utama milik PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).
Pengprov PSSI Jatim selaku panitia Piala Gubernur Jatim 2012 langsung memberikan sanksi kepada PSBK karena mundur di paruh pertama laga melawan Persebaya DU kemarin (27/12).
Keputusan denda yang sepihak itu pun disesalkan M Samanhudi Anwar selaku manajer klub yang musim depan rencananya akan berkompetisi di Divisi Utama PT Liga Indonesia itu. Sikap arogan apa lagi yang mau mereka tunjukkan, kok kami diadili tanpa diberikan kesempatan untuk membela diri, tegasnya.
Tak hanya akan melaporkan panitia pelaksana turnamen tersebut ke ranah hukum, pria yang juga Walikota Blitar itu mengancam akan menyeberang ke LPIS. Kami akan buka semuanya biar masyarakat tahu mana yang benar dan mana yang salah. Mereka (Panpel) tidak sadar bila masalah ini secara tidak langsung telah mencoreng wajah Gubernur, lanjut Samanhudi.
Tapi, tidak apa-apa, kami juga lebih senang dihukum. Karena ini juga memudahkan kami untuk berkompetisi di LPI (kompetisi di bawah PSSI, Red) yang lebih jelas. Daripada ikut kompetisi yang organisasinya tak jelas dan orang-orangnya juga tidak profesional seperti ini, pungkasnya. (fjr/dzi)
Pengprov PSSI Jatim selaku panitia Piala Gubernur Jatim 2012 langsung memberikan sanksi kepada PSBK karena mundur di paruh pertama laga melawan Persebaya DU kemarin (27/12).
Keputusan denda yang sepihak itu pun disesalkan M Samanhudi Anwar selaku manajer klub yang musim depan rencananya akan berkompetisi di Divisi Utama PT Liga Indonesia itu. Sikap arogan apa lagi yang mau mereka tunjukkan, kok kami diadili tanpa diberikan kesempatan untuk membela diri, tegasnya.
Tak hanya akan melaporkan panitia pelaksana turnamen tersebut ke ranah hukum, pria yang juga Walikota Blitar itu mengancam akan menyeberang ke LPIS. Kami akan buka semuanya biar masyarakat tahu mana yang benar dan mana yang salah. Mereka (Panpel) tidak sadar bila masalah ini secara tidak langsung telah mencoreng wajah Gubernur, lanjut Samanhudi.
Tapi, tidak apa-apa, kami juga lebih senang dihukum. Karena ini juga memudahkan kami untuk berkompetisi di LPI (kompetisi di bawah PSSI, Red) yang lebih jelas. Daripada ikut kompetisi yang organisasinya tak jelas dan orang-orangnya juga tidak profesional seperti ini, pungkasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga Kontra Persija Menentukan Nasib Persebaya untuk Bermarkas di Sidoarjo
Bola Indonesia 20 Februari 2020, 16:04
-
Tiba Lebih Awal, Persija Diangkut Pakai Rantis ke Stadion Gelora Delta
Bola Indonesia 20 Februari 2020, 14:26
-
Usai Piala Gubernur Jatim 2020, Arema Kembali Rombak Skuad
Bola Indonesia 20 Februari 2020, 13:00
-
Bonek Pertanyakan Kredibilitas Asprov PSSI Jatim Menggelar Piala Gubernur
Bola Indonesia 20 Februari 2020, 10:10
-
Persebaya vs Persija, Menjaga Tradisi
Bola Indonesia 20 Februari 2020, 09:48
LATEST UPDATE
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
-
After Gym Makin Simpel! Banyak Cowok Beralih ke Produk 2in1 Hair & Body
Lain Lain 6 Juni 2026, 09:50
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47









