Ditahan Imbang Kalteng Putra, Pelatih Persebaya Salahkan Wasit
Yaumil Azis | 22 Mei 2019 06:30
Bola.net - - Laga perdana Persebaya Surabaya di ajang Shopee Liga 1 2019 kontra Kalteng Putra di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (21/5) berakhir imbang 1-1. Sang pelatih, Djadjang Nurdjaman, menuduh kepemimpinan wasit sebagai biang kerok kegagalan timnya meraih kemenangan.
Klub berjulukan Bajul Ijo sebenarnya bisa memenangi laga ini seandainya gol Irfan Jaya jelang bubaran tidak dianulir oleh wasit Dwi Purba. Setelah gawang Kalteng Putra jebol, wasit menganggap telah terjadi pelanggaran di kotak penalti.
Tidak jelas pelanggaran yang dimaksudnya bagaimana. Namun, pemain Persebaya, Manuchehr Jalilov dijatuhkan oleh kiper Kalteng Putra di kotak penalti sebelum Irfan Jaya melepas tembakan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Terhalang Oleh Wasit
Insiden ini membuat para pemain Persebaya berang dan melakukan protes keras kepada wasit Dwi Purba. Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman juga tidak habis pikir gol kedua itu dianulir tanpa alasan yang jelas.
“Kemenangan kami terhalang oleh wasit. Gol kami dianulir, tapi pemain kami yang dilanggar. Saya pikir wasit kurang jeli membuat keputusan itu. Itu gol sah dan kalau tidak dianulir kami menang. Apalagi itu terjadi pada injury time,” kata Djadjang setelah pertandingan.
Selain keputusan wasit yang dianggap kontroversial, Persebaya juga harus beberapa kali melihat drama pemain Kalteng Putra terjatuh untuk mengulur pertandingan. Tak kurang dari lima insiden ini terjadi jelang bubaran.
Pemain Kalteng Putra Berlebihan
Pemain Kalteng Putra kerap terjatuh dan meminta bantuan tim medis untuk mendapat perawatan. Padahal, mereka tidak mengalami insiden benturan atau tabrakan. Akibatnya, pertandingan terpaksa dihentikan sementara.
Tindakan dari pemain seperti itu sebenarnya sah dan tidak melanggar peraturan. Akan tetapi, pemain Persebaya merasa dirugikan karena seharusnya mereka bisa memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan serangan.
“Agak kurang sportif. Boleh meraih poin, tapi (Kalteng Putra) terlalu berlerbihan dari awal menunda pertandingan dengan jatuh. Pemain kami terpengaruh pada hal itu. Pertandingan kurang enak buat kami. Sebenarnya sah-sah saja, tidak salah. Tapi, sportivitas itu saja (yang jadi masalah),” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.
Selain ketidaktegasan dalam membuat keputusan, wasit Dwi Purba juga tidak menghentikan pertandingan saat sudah memasuki waktunya. Sesuai pengumuman, tambahan waktu hanya tujuh menit, namun pertandingan berakhir sampai 103 menit atau kelebihan enam menit.
Akibat hasil imbang ini, Persebaya Surabaya masih terbenam di posisi ke-12. Sementara, Kalteng Putra berada di posisi kedua.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persebaya 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 18:51
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23













