Djohar Arifin Berencana Tuntut La Nyalla Mattalitti
Editor Bolanet | 4 April 2012 19:00
- Ketum Djohar Arifin berencana melaporkan La Nyalla Mahmud Mattalitti ke kepolisian, karena menggunakan logo PSSI dalam berbagai aktivitasnya.
Sepulang dari Ternate ini, saya akan laporkan La Nyalla ke kepolisian, karena menggunakan logo PSSI tanpa seizin dari pengurus PSSI, tegas Djohar seusai pembukaan Suratin Cup wilayah Malut yang diikuti oleh tujuh Perserikatan dari sejumlah wilayah di Malut.
Menurut dia, PSSI yang sah di Indonesia adalah PSSI yang dipimpinnya, oleh karena itu, kalau ada pihak lain yang mengaku sebagai pengurus PSSI dan menggunakan logo PSSI, itu sudah masuk dalam kategori melanggar hukum.
Tidak ada dua versi di tubuh PSSI, saya harapkan kepada semua tim yang berlaga dalam Indonesia Super League (ISL) untuk kembali berada di bawah naungan PSSI, sehingga pemain yang yang berada di ISL dapat diberi kesempatan memperkuat Timnas, katanya.
Djohar juga menegaskan, kegagalan upaya rekonsiliasi yang telah dilakukan sebelumnya tak membuat PSSI berkecil hati, bahkan dirinya berjanji untuk terus mengupayakan demi kebaikan sepak bola nasional.
Kami sudah pernah mengundang mereka, tapi tidak hadir dan untuk kebaikan sepak bola nasional sekaligus melaksanakan amanat FIFA, maka kami akan undang lagi mereka, katanya.
Djohar mengatakan, pihaknya akan menerima apapun persyaratan yang diinginkan oleh klub yang mengikuti kompetisi di luar PSSI, agar Indonesia terbebas dari sanksi FIFA.
Masalahnya, kalau Indonesia mendapat sanksi dari FIFA maka akan merugikan semua pihak yang terkait dengan sepak bola, baik pemain maupun wasit, karena mereka tidak bisa terlibat dalam pertandingan bertaraf internasional. (ant/end)
Sepulang dari Ternate ini, saya akan laporkan La Nyalla ke kepolisian, karena menggunakan logo PSSI tanpa seizin dari pengurus PSSI, tegas Djohar seusai pembukaan Suratin Cup wilayah Malut yang diikuti oleh tujuh Perserikatan dari sejumlah wilayah di Malut.
Menurut dia, PSSI yang sah di Indonesia adalah PSSI yang dipimpinnya, oleh karena itu, kalau ada pihak lain yang mengaku sebagai pengurus PSSI dan menggunakan logo PSSI, itu sudah masuk dalam kategori melanggar hukum.
Tidak ada dua versi di tubuh PSSI, saya harapkan kepada semua tim yang berlaga dalam Indonesia Super League (ISL) untuk kembali berada di bawah naungan PSSI, sehingga pemain yang yang berada di ISL dapat diberi kesempatan memperkuat Timnas, katanya.
Djohar juga menegaskan, kegagalan upaya rekonsiliasi yang telah dilakukan sebelumnya tak membuat PSSI berkecil hati, bahkan dirinya berjanji untuk terus mengupayakan demi kebaikan sepak bola nasional.
Kami sudah pernah mengundang mereka, tapi tidak hadir dan untuk kebaikan sepak bola nasional sekaligus melaksanakan amanat FIFA, maka kami akan undang lagi mereka, katanya.
Djohar mengatakan, pihaknya akan menerima apapun persyaratan yang diinginkan oleh klub yang mengikuti kompetisi di luar PSSI, agar Indonesia terbebas dari sanksi FIFA.
Masalahnya, kalau Indonesia mendapat sanksi dari FIFA maka akan merugikan semua pihak yang terkait dengan sepak bola, baik pemain maupun wasit, karena mereka tidak bisa terlibat dalam pertandingan bertaraf internasional. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026, 6 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 02:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia
Piala Dunia 6 Juli 2026, 00:06
-
Amerika Serikat, Hari Kemerdekaan, dan Misi Menaklukkan Belgia
Piala Dunia 5 Juli 2026, 23:53
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











