Djohar Arifin Tak Hadiri Sidang Komite Etika PSSI
Editor Bolanet | 2 Juli 2015 20:57
- Komite Etika Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) batal menggelar sidang anggota Dewan Kehormatan PSSI, Djohar Arifin Husin, di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7). Hal tersebut, akibat Djohar tidak hadir.
Ketua Komite Etika PSSI, TM Nurlif, mengatakan jika pihaknya hanya melakukan pembahasan dan diskusi terkait pelanggaran yang dilakukan Djohar Arifin Husin.
Komite Etika bersidang mulai pukul 15.00 WIB, sesuai undangan yang disampaikan ke saudara Djohar. Tapi setelah ditunggu lebih kurang 20 menit, tidak ada konfirmasi apakah hadir atau tidak. Kami sepakat karena tidak ada pemberitahuan, melakukan pembahasan dan diskusi terhadap dugaan pelanggaran saudara Djohar sesuai kode etik, kata TM Nurlif.
Sidang tersebut terjadi, lantaran Djohar menghadiri undangan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, pada pertemuan 23 Juni. Permasalahan semakin pelik, lantaran Djohar menyebut sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.
Selain itu, Djohar juga tidak melakukan komunikasi dengan PSSI. Alhasil, Djohar terancam sanksi berupa persona non-grata atau seperti pengucilan dari sepak bola Indonesia. (esa/dzi)
Ketua Komite Etika PSSI, TM Nurlif, mengatakan jika pihaknya hanya melakukan pembahasan dan diskusi terkait pelanggaran yang dilakukan Djohar Arifin Husin.
Komite Etika bersidang mulai pukul 15.00 WIB, sesuai undangan yang disampaikan ke saudara Djohar. Tapi setelah ditunggu lebih kurang 20 menit, tidak ada konfirmasi apakah hadir atau tidak. Kami sepakat karena tidak ada pemberitahuan, melakukan pembahasan dan diskusi terhadap dugaan pelanggaran saudara Djohar sesuai kode etik, kata TM Nurlif.
Sidang tersebut terjadi, lantaran Djohar menghadiri undangan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, pada pertemuan 23 Juni. Permasalahan semakin pelik, lantaran Djohar menyebut sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.
Selain itu, Djohar juga tidak melakukan komunikasi dengan PSSI. Alhasil, Djohar terancam sanksi berupa persona non-grata atau seperti pengucilan dari sepak bola Indonesia. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kondisi Terbaru Christian Eriksen, Dokter Tim Denmark Beri Kabar Baik
Piala Dunia 8 Juni 2026, 22:32
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Mozambik 9 Juni 2026
Tim Nasional 8 Juni 2026, 20:30
-
Thomas Tuchel dan Kutukan Pelatih Inggris yang Tak Kunjung Berakhir
Piala Dunia 8 Juni 2026, 18:45
-
Messi, Ronaldo, dan Generasi Emas yang Masih Bermain Piala Dunia 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















