Djohar Imbau Semua Pihak Tak Ganggu Kinerja Joint Committee
Editor Bolanet | 14 Juli 2012 11:10
- Ketum Djohar Arifin meminta kepada semua pihak untuk menahan diri dan tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan provokatif yang akan mengganggu kinerja Joint Committee.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Djohar dengan banyaknya komentar-komentar yang dikeluarkan baik secara pribadi maupun golongan yang lebih banyak bernada miring.
Pernyataan yang bersifat provokatif hanya akan merusak tatanan kerja Joint Committee, ujar Djohar seperti yang dilansir dari situs resmi PSSI.
Kita harus ciptakan suasana kondusif yang mendukung kinerja semua anggota Joint Committee. Pernyataan-pernyataan yang sifatnya tendensius tidak akan berguna bagi kemajuan sepakbola nasional, tegasnya.
Djohar pun berharap Joint Committee dapat bekerja sesuai dengan aturan yang sudah jelas dan tercantum dalam MoU yang telah ditandatangani.
Saya hanya ingin memberikan pencerahan kepada masyarakat luas khususnya pecinta sepakbola nasional. Bahwa Joint Committe bekerja atas dasar panduan yang sudah jelas dalam MoU. Jadi tidak perlu memberikan komentar yang justru sifatnya kontra.
Ini sangat tidak baik bagi upaya kita menata kembali kemajuan sepakbola nasional. Sekarang semua ditata kembali untuk kepentingan nasional, tandasnya. (pssi/end)
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Djohar dengan banyaknya komentar-komentar yang dikeluarkan baik secara pribadi maupun golongan yang lebih banyak bernada miring.
Pernyataan yang bersifat provokatif hanya akan merusak tatanan kerja Joint Committee, ujar Djohar seperti yang dilansir dari situs resmi PSSI.
Kita harus ciptakan suasana kondusif yang mendukung kinerja semua anggota Joint Committee. Pernyataan-pernyataan yang sifatnya tendensius tidak akan berguna bagi kemajuan sepakbola nasional, tegasnya.
Djohar pun berharap Joint Committee dapat bekerja sesuai dengan aturan yang sudah jelas dan tercantum dalam MoU yang telah ditandatangani.
Saya hanya ingin memberikan pencerahan kepada masyarakat luas khususnya pecinta sepakbola nasional. Bahwa Joint Committe bekerja atas dasar panduan yang sudah jelas dalam MoU. Jadi tidak perlu memberikan komentar yang justru sifatnya kontra.
Ini sangat tidak baik bagi upaya kita menata kembali kemajuan sepakbola nasional. Sekarang semua ditata kembali untuk kepentingan nasional, tandasnya. (pssi/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Fenomena Unik: 9 Manajer Baru Bersaing di Premier League 2026/2027, 5 Debutan!
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 19:42
-
Lamine Yamal Beri Sinyal Dukung Barcelona Rekrut Julian Alvarez
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 19:26
-
Yan Diomande Sudah Gabung Kamp RB Leipzig, Transfer ke Real Madrid Belum Rampung
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 18:30
-
Manchester United Buka Peluang Pinjamkan Joshua Zirkzee ke Juventus
Liga Italia 5 Agustus 2026, 17:49
-
Liverpool Berambisi Datangkan 2 Pemain PSG Sekaligus
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 17:35
-
Ketika Aremania Memindahkan Tribun Piala Presiden 2026 ke Angkringan
Bola Indonesia 5 Agustus 2026, 17:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16











