Djohar: Mengapa PSSI Yang Disalahkan?
Editor Bolanet | 11 Desember 2012 23:10
- Djohar Arifin merasa heran dengan sikap beberapa pihak yang menyalahkan PSSI sebagai biang kerok sanksi FIFA. Menurutnya PSSI bukanlah pihak yang salah dan patut disalahkan.
Kenapa kami dihukum? Kami sebagai anggota FIFA resmi tidak dalam posisi yang salah. Karena yang mengacaukan persepakbolaan Indonesia itu adalah suatu kelompok, kata Djohar.
Logikanya di mana? Mestinya kami dibantu untuk menyelesaikan masalah, bukan seharusnya dihukum, kesalnya.
Sebelumnya, PSSI telah menyelenggarakan kongres di Palangkaraya. Namun kongres tersebut dianggap oleh pemerintah tak sah karena tak sesuai dengan kesepakatan MoU.
Djohar pun tanpa ragu menyebut bahwa KPSI-lah sumber masalah. Dan menurutnya awal mula ancaman sanksi FIFA berasal dari ulah KPSI.
KPSI itu dalam posisi yang salah. Mereka tetap menjalankan kompetisi tandingan. Selain itu mereka melarang pemainnya bergabung dengan timnas Indonesia. Parahnya mereka membuat timnas versi mereka sendiri, kata Djohar. (ant/dzi)
Kenapa kami dihukum? Kami sebagai anggota FIFA resmi tidak dalam posisi yang salah. Karena yang mengacaukan persepakbolaan Indonesia itu adalah suatu kelompok, kata Djohar.
Logikanya di mana? Mestinya kami dibantu untuk menyelesaikan masalah, bukan seharusnya dihukum, kesalnya.
Sebelumnya, PSSI telah menyelenggarakan kongres di Palangkaraya. Namun kongres tersebut dianggap oleh pemerintah tak sah karena tak sesuai dengan kesepakatan MoU.
Djohar pun tanpa ragu menyebut bahwa KPSI-lah sumber masalah. Dan menurutnya awal mula ancaman sanksi FIFA berasal dari ulah KPSI.
KPSI itu dalam posisi yang salah. Mereka tetap menjalankan kompetisi tandingan. Selain itu mereka melarang pemainnya bergabung dengan timnas Indonesia. Parahnya mereka membuat timnas versi mereka sendiri, kata Djohar. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







