Djohar Seharusnya Mundur Dari Jabatan Ketum PSSI
Editor Bolanet | 30 Desember 2012 16:19
- Kisruh di tubuh PSSI saat ini mendapat perhatian dari wartawan senior dan juga pengamat sepakbola nasional, Tubagus Adhi. Kepengurusan PSSI saat ini oleh Adhi dianggap gagal menyelesaikan beragam masalah hingga menyebabkan konflik berkepanjangan.
Menurut Tubagus Adhi, kepengurusan PSSI Djohar sekarang ini sebenarnya dianggap mati. Hampir tidak pernah ada kebijakan yang diputuskan melalui kepemimpinan kolektif, atau Komite Eksekutif (Exco).
Di internal kepengurusan ditengarai sudah terjadi sikut-sikutan. Diisyaratkan sudah terbentuknya beberapa kelompok, antara yang masih pro dan yang ingin menggulingkan Djohar dari dalam.
Tak ada figur yang bisa disegani dalam kepengurusan PSSI Djohar, ucap Adhi. Banyak terjadi friksi, saling sikut dalam upaya mempertahankan diri atau posisinya, imbuhnya.
Menurut Adhi, banyak pelaku olahraga sekarang ini tidak sadar bahwa keberadaan mereka dalam kepengurusan cabang olahraga semata-mata adalah karena amanah. Dengan demikian, jika sudah dinilai tak lagi bisa mengemban amanah, sebaiknya bersedia mundur.
Seyogyanya mereka bisa bersikap sebagai gentleman. Masih banyak orang-orang baik yang siap mengabdikan diri dan memberikan pengorbanannya untuk sepak bola, Adhi melanjutkan penjelasannya.
Dalam menyelesaikan kisruh sepakbola nasional, Adhi mendukung upaya proaktif untuk menghentikan konflik yang berkepanjangan. Terlebih FIFA tidak akan memberi toleransi lagi jika masalah tersebut tidak selesai dalam tiga bulan ke depan.
Semua upaya penyelesaian konflik sepak bola nasional tentu patut didukung. Apalagi, lewat cara-cara penyelesaian yang demokratis dan masih dalam koridor aturan yang semestinya, pungkasnya. (esa/mac)
Menurut Tubagus Adhi, kepengurusan PSSI Djohar sekarang ini sebenarnya dianggap mati. Hampir tidak pernah ada kebijakan yang diputuskan melalui kepemimpinan kolektif, atau Komite Eksekutif (Exco).
Di internal kepengurusan ditengarai sudah terjadi sikut-sikutan. Diisyaratkan sudah terbentuknya beberapa kelompok, antara yang masih pro dan yang ingin menggulingkan Djohar dari dalam.
Tak ada figur yang bisa disegani dalam kepengurusan PSSI Djohar, ucap Adhi. Banyak terjadi friksi, saling sikut dalam upaya mempertahankan diri atau posisinya, imbuhnya.
Menurut Adhi, banyak pelaku olahraga sekarang ini tidak sadar bahwa keberadaan mereka dalam kepengurusan cabang olahraga semata-mata adalah karena amanah. Dengan demikian, jika sudah dinilai tak lagi bisa mengemban amanah, sebaiknya bersedia mundur.
Seyogyanya mereka bisa bersikap sebagai gentleman. Masih banyak orang-orang baik yang siap mengabdikan diri dan memberikan pengorbanannya untuk sepak bola, Adhi melanjutkan penjelasannya.
Dalam menyelesaikan kisruh sepakbola nasional, Adhi mendukung upaya proaktif untuk menghentikan konflik yang berkepanjangan. Terlebih FIFA tidak akan memberi toleransi lagi jika masalah tersebut tidak selesai dalam tiga bulan ke depan.
Semua upaya penyelesaian konflik sepak bola nasional tentu patut didukung. Apalagi, lewat cara-cara penyelesaian yang demokratis dan masih dalam koridor aturan yang semestinya, pungkasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Aljazair vs Austria: Riyad Mahrez
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:19
-
Man of the Match Yordania vs Argentina: Giovani Lo Celso
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:09
-
Setelah Elliot Anderson, Manchester City Incar Pemain Chelsea Ini?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 10:30
-
Man of the Match Kolombia vs Portugal: Diogo Costa
Piala Dunia 28 Juni 2026, 08:58
-
Man of the Match RD Kongo vs Uzbekistan: Yoane Wissa
Piala Dunia 28 Juni 2026, 08:54
-
MU Melawan! Setan Merah Tingkatkan Tawaran untuk Mateus Fernandes!
Liga Inggris 28 Juni 2026, 08:30
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41















