Dua Kali Tumbang di Kandang, PSIS Evaluasi Besar-besaran
Serafin Unus Pasi | 3 Agustus 2019 21:01
Bola.net - PSIS Semarang akan melakukan evaluasi besar-besaran pasca dua kekalahan beruntun di kandang. Manajemen menganggap ada yang salah dengan tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut.
PSIS secara bergantian dikalahkan Persib Bandung dan PS Tira Persikabo di Stadion Moch. Soebroto, Magelang. Padahal, sebelumnya Hari Nur dan kolega bisa mencuri poin penuh di markas PSS Sleman.
"Saya anggap ada yang salah dengan tim saya, dalam waktu yang singkat ini kita adakan evaluasi besar-besaran," kata CEO PSIS, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya kepada Bola.net, Sabtu (3/8).
Evaluasi tersebut rencananya akan digelar Minggu (4/8) besok. Dengan harapan, pada laga kandang berikutnya PSIS bisa kembali ke jalur kemenangan.
"Mudah-mudahan besok lawan Persipura masalahnya sudah selesai, anak-anak bisa bangkit lagi, bisa main lepas seperti biasanya," harapnya.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Faktor Mental
Jika menilik hasil dua pertandingan sebelumnya, pria yang karib disapa Yoyok Sukawi itu menduga faktor mental yang menjadi masalah PSIS. Sebab, di luar kandang, anak asuhnya mampu bermain baik.
"Kalau saya rasa faktor mental yang utama.Tetap kalau main di kandang itu tegang, terbebani. Padahal enggak boleh," lanjut Yoyok.
"Kalau main di luar malah mereka bermain lepas, malah tanpa tekanan, kalau main di kandang malah jadi beban berat, itu yang menjadi PR kita," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






