Dugaan Pengaturan Skor, Ratusan Delta Mania Demo ke PSSI
Editor Bolanet | 21 Juni 2013 11:14
- Ratusan Delta Mania (sebutan suporter fanatik klub Deltras Sidoarjo) meminta penjelasan ke PSSI terkait adanya dugaan pengaturan skor di kompetisi Divisi Utama. Dugaan pengaturan skor pada pertandingan terakhir Divisi Utama yang dinilai merugikan klub yang diasuh Joko Susilo itu.
Reaksi dari Delta Mania ini dilakukan dengan mendatangi langsung Kantor PSSI yang berada di area Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (21/6). Rencananya suporter yang menggunakan atribut warna merah ini juga akan melakukan unjuk rasa.
Pantauan di lapangan, ratusan Delta Mania yang baru tiba di Jakarta pagi tadi langsung memasang beberapa spanduk dengan beberapa tulisan di antaranya Hancurkan Mafia Sepak bola, Dimana Fair Play, Delta Mania Menggugat PSSI dan Berantas Mafia Bola.
Selain membawa spanduk yang langsung dipasang di sekitar Kantor PSSI, Delta Mania juga membawa drum yang bisa digunakan saat timnya berlaga dalam sebuah pertandingan. Bahkan beberapa Delta Mania juga terus menunjukkan kebolehannya dalam memukul drum.
Ketua Delta Mania Saiful Bakirok mengaku jumlah anggotanya yang menyusul ke Jakarta sekitar 250 orang. Sebelumnya ada lima perwakilan termasuk dirinya yang telah melakukan komunikasi dengan pihak PSSI untuk membahas dugaan pengaturan skor.
Tujuan kami sama yaitu ingin meminta penjelasan dari PSSI, katanya di areal Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta seperti dilansir Antara.
Reaksi Delta Mania ini muncul ke permukaan setelah klub Perseba Bangkalan yang pada pertandingan kompetisi Divisi Utama Grup III sebelumnya cukup perkasa harus tunduk dari Perseta Tulungagung dengan skor 2-3. Padahal pertandingan digelar di kandang sendiri.
Dengan kekalahan yang diterima Perseba muncul dugaan adanya pengaturan skor karena dengan memberikan kemenangan pada Perseta maka laju Deltras Sidoarjo untuk melaju ke babak 12 besar Divisi Utama PT Liga Indonesia terganjal.
Padahal pada pertandingan yang bersamaan Deltas Sidoarjo mampu mengalahkan Persid dengan skor telak 4-1. Kemenangan yang diraih anak asuh Joko Susilo ini sebenarnya mampu mengantarkan tim kebanggaan warga Sidoarjo ini ke babak selanjutnya dengan syarat Perseta kalah dari Perseba.
Ini sangat merugikan bagi kami. Kalau Deltras tidak lolos karena sesuatu yang benar, kami tidak masalah. Tapi, ini terlihat aneh, kata Saiful Bakirok dengan tegas. (fjr/mac)
Reaksi dari Delta Mania ini dilakukan dengan mendatangi langsung Kantor PSSI yang berada di area Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (21/6). Rencananya suporter yang menggunakan atribut warna merah ini juga akan melakukan unjuk rasa.
Pantauan di lapangan, ratusan Delta Mania yang baru tiba di Jakarta pagi tadi langsung memasang beberapa spanduk dengan beberapa tulisan di antaranya Hancurkan Mafia Sepak bola, Dimana Fair Play, Delta Mania Menggugat PSSI dan Berantas Mafia Bola.
Selain membawa spanduk yang langsung dipasang di sekitar Kantor PSSI, Delta Mania juga membawa drum yang bisa digunakan saat timnya berlaga dalam sebuah pertandingan. Bahkan beberapa Delta Mania juga terus menunjukkan kebolehannya dalam memukul drum.
Ketua Delta Mania Saiful Bakirok mengaku jumlah anggotanya yang menyusul ke Jakarta sekitar 250 orang. Sebelumnya ada lima perwakilan termasuk dirinya yang telah melakukan komunikasi dengan pihak PSSI untuk membahas dugaan pengaturan skor.
Tujuan kami sama yaitu ingin meminta penjelasan dari PSSI, katanya di areal Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta seperti dilansir Antara.
Reaksi Delta Mania ini muncul ke permukaan setelah klub Perseba Bangkalan yang pada pertandingan kompetisi Divisi Utama Grup III sebelumnya cukup perkasa harus tunduk dari Perseta Tulungagung dengan skor 2-3. Padahal pertandingan digelar di kandang sendiri.
Dengan kekalahan yang diterima Perseba muncul dugaan adanya pengaturan skor karena dengan memberikan kemenangan pada Perseta maka laju Deltras Sidoarjo untuk melaju ke babak 12 besar Divisi Utama PT Liga Indonesia terganjal.
Padahal pada pertandingan yang bersamaan Deltas Sidoarjo mampu mengalahkan Persid dengan skor telak 4-1. Kemenangan yang diraih anak asuh Joko Susilo ini sebenarnya mampu mengantarkan tim kebanggaan warga Sidoarjo ini ke babak selanjutnya dengan syarat Perseta kalah dari Perseba.
Ini sangat merugikan bagi kami. Kalau Deltras tidak lolos karena sesuatu yang benar, kami tidak masalah. Tapi, ini terlihat aneh, kata Saiful Bakirok dengan tegas. (fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Pelatih Persegres Tangani Klub Liga 3
Bola Indonesia 23 November 2017, 01:47
-
Ini Agenda Uji Coba Terdekat Persebaya
Bola Indonesia 31 Oktober 2017, 05:18
-
Persema: 99,99 Persen ke Divisi Utama
Bola Indonesia 23 Januari 2017, 17:46
-
Kerjasama Persebaya dan Investor Terhambat Administrasi
Bola Indonesia 16 Januari 2017, 09:30
-
Persebaya Sempat Lirik Dejan Antonic
Bola Indonesia 16 Januari 2017, 09:19
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










