Eks Manajer Persibo Tampik Tudingan Match Fixing di AFC Cup
Editor Bolanet | 13 Juni 2013 10:58
- Kecurigaan mengenai adanya match fixing, di balik insiden yang dialami Persibo Bojonegoro dalam ajang AFC Cup beberapa waktu lalu, dibantah Mantan Manajer Persibo Bojonegoro, Nur Yahya. Menurut Yayak -sapaan karib Nur Yahya- kekalahan telak Persibo di ajang tersebut semata karena kurangnya kualitas pemain mereka.
Nggak ada pengaturan skor. Nggak ada seperti itu. Ini semata karena masalah kualitas pemain kita yang masih di bawah rata-rata, ujar Yayak, pada .
Bagaimana kita tidak kalah telak ketika kita harus menurunkan 9 pemain magang. Di ajang domestik saja kita keteteran apalagi di ajang AFC Cup, sambungnya.
Sebelumnya, Persibo mendapat hukuman berat dari Komdis PSSI yang diketuai Hinca IP Pandjaitan. Dalam keputusannya, Komdis memberi hukuman dua tahun larangan berlaga di pentas sepakbola apapun pada Wahyu Teguh, Tri Rahmad Triyadi, Bayu Angga Cahyadi, Eka Crah Angger Iswanto. Bijahil Chalwa juga mendapat jatah sanksi hukuman setahun dan lima tahun percobaan.
Sementara, Didik Bagus Triyono, Sigit Meiko Susanto, Rendy Saputra, Panggah Mardiantara dan Happy Kurniawan Putra mendapat sanksi setahun dan masa percobaan dua tahun. Sedangkan, hukuman terberat harus diterima ofisial Persibo. Pelatih Gusnul Yakin, Asisten Pelatih Bambang Pramuji, Media Officer Imam Nurcahyo dan Manajer Nur Yahya dilarang berkiprah di sepakbola seumur hidup.
Hukuman ini menyusul adanya kecurigaan terhadap penampilan Persibo di ajang AFC Cup lalu, terutama kala dijamu klub asal Hongkong, Sun Hei, Selasa (09/04) lalu. Di laga tersebut, Persibo harus tertinggal 8-0. Laga ini diakhiri oleh Wasit Chaya Mahapab karena satu persatu pemain Persibo bertumbangan karena cedera dan tinggal menyisakan enam orang pemain di lapangan. (den/mac)
Nggak ada pengaturan skor. Nggak ada seperti itu. Ini semata karena masalah kualitas pemain kita yang masih di bawah rata-rata, ujar Yayak, pada .
Bagaimana kita tidak kalah telak ketika kita harus menurunkan 9 pemain magang. Di ajang domestik saja kita keteteran apalagi di ajang AFC Cup, sambungnya.
Sebelumnya, Persibo mendapat hukuman berat dari Komdis PSSI yang diketuai Hinca IP Pandjaitan. Dalam keputusannya, Komdis memberi hukuman dua tahun larangan berlaga di pentas sepakbola apapun pada Wahyu Teguh, Tri Rahmad Triyadi, Bayu Angga Cahyadi, Eka Crah Angger Iswanto. Bijahil Chalwa juga mendapat jatah sanksi hukuman setahun dan lima tahun percobaan.
Sementara, Didik Bagus Triyono, Sigit Meiko Susanto, Rendy Saputra, Panggah Mardiantara dan Happy Kurniawan Putra mendapat sanksi setahun dan masa percobaan dua tahun. Sedangkan, hukuman terberat harus diterima ofisial Persibo. Pelatih Gusnul Yakin, Asisten Pelatih Bambang Pramuji, Media Officer Imam Nurcahyo dan Manajer Nur Yahya dilarang berkiprah di sepakbola seumur hidup.
Hukuman ini menyusul adanya kecurigaan terhadap penampilan Persibo di ajang AFC Cup lalu, terutama kala dijamu klub asal Hongkong, Sun Hei, Selasa (09/04) lalu. Di laga tersebut, Persibo harus tertinggal 8-0. Laga ini diakhiri oleh Wasit Chaya Mahapab karena satu persatu pemain Persibo bertumbangan karena cedera dan tinggal menyisakan enam orang pemain di lapangan. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Novan Sasongko Bereuni dengan Mantan Rekannya di Persibo Bojonegoro
Bola Indonesia 26 Oktober 2020, 22:03
-
Kalahkan Persibo 2-1, Timnas U-18 Masih Banyak Kekurangan
Tim Nasional 18 Juli 2019, 19:27
-
Tiga Klub Liga 3 Jawa Timur Siap Beri Perlawanan untuk Timnas U-18
Tim Nasional 17 Juli 2019, 19:08
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















