Eky Taufik dan Cerita Tentang Ban Kapten Persela yang Melingkar di Lengannya
Gia Yuda Pradana | 24 Juli 2019 12:58
Bola.net - Beberapa pemain berbeda sempat memakai ban kapten Persela Lamongan selama pramusim 2019. Di awal musim kompetisi Shopee Liga 1 yang disiarkan Indosiar, Arif Satria ditunjuk menjadi kapten Persela. Namun, ban kapten telah berpindah kepemilikan.
Eky Taufik mulai menjadi kapten tim Persela Lamongan saat menjamu Persija Jakarta pada 22 Juni 2019, ketika masih ditangani Aji Santoso. Sekarang, meski kursi kepelatihan sudah diduduki Nil Maizar, ban kapten Persela tetap melingkar di lengannya.
"Memang awalnya coach Aji yang menunjuk saya jadi kapten. Saat itu, Arif Satria beberapa kali absen. Setelah Arif tampil pun, saya tetap ditunjuk sebagai kapten. Saya sebenarnya tidak siap dan masih ragu," papar Eky Taufik kepada Bola.com, Selasa (23/7).
"Tapi, kondisinya membuat saya harus menerima jabatan ini. Manajemen sebenarnya tidak ikut dalam penunjukan. Coach Nil Maizar sendiri kemudian meminta saya untuk tetap jadi kapten dan saya harus menjalaninya sampai sekarang," ungkap pemain asli Sragen itu.
Eky dianggap figur paling cocok untuk menjadi pemimpin pemain Laskar Joko Tingkir. Statistik dan latar belakangnya sangat mendukung. Dia merupakan pemain terlama yang membela Persela dalam skuat saat ini.
Jejak Karier Eky Taufik
Eky mengawali karier di Lamongan dengan gabung Persela U-21. Selama dua musim, pada 2011 dan 2012, menjadi aktor kunci yang mengantarkan Persela menjuarai ISL U-21. Pemain berusia 28 tahun itu bahkan menjadi kapten Persela U-21 saat ISL U-21 2012.
Setelah itu, Eky mulai bergabung dengan Persela senior dan menjalani debut profesional. Pemain yang bisa menempati posisi bek kiri dan kanan itu tak pernah pindah dari klub asal Kota Soto itu sampai sekarang.
"Saya tahu, saya termasuk pemain yang lama berada di klub ini. Tapi, saya justru merasa belum punya pengalaman yang cukup, meski saya pernah jadi kapten Persela U-21," tutur Eky.
"Saya sempat menyerahkan ban kapten kepada Birrul Walidain (bek kanan Persela Lamongan). Dia punya latar belakang yang lebih sesuai, apalagi putra asli Lamongan. Tapi, dia menolak. Jadi, saya sekarang harus siap dan menerima ini," imbuhnya.
Kapten Legendaris Persela

Eky kini menjadi pemain inti dan andalan Persela. Kemampuannya yang bisa diturunkan sebagai bek kiri dan kanan membuatnya punya peranan penting. Dia kini bahkan menjadi satu-satunya pemain yang selalu tampil untuk Persela dalam 10 pekan di Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar.
Jabatan kapten tim Persela selama ini kerap dianggap menjadi beban. Pasalnya, klub yang berdiri pada 1967 itu memiliki sosok legendaris pada mendiang penjaga gawang Choirul Huda.
Huda telah menjadi sosok yang dihormati dengan statusnya sebagai putra asli Lamongan dan tercatat hanya membela Persela semasa menjadi pemain. Dia meninggal akibat insiden tabrakan yang dialaminya saat bertanding untuk Persela pada 15 Oktober 2017.
Secara terpisah, Nil Maizar mengaku melihat jiwa kepemimpinan yang kuat pada Eky. Pelatih asal Sumatra Barat itu yakin Eky bisa meneruskan tugas yang pernah diemban oleh Choirul Huda.
"Tidak mudah menjadi pemain sekaligus pemimpin di tengah lapangan. Kapten tim harus menjadi sosok yang memotivasi dan dihormati oleh rekan-rekannya. Saya melihat itu pada Eky. Dia pemain senior yang sangat cocok menjadi pemimpin di tim ini dan itu penting," terang Nil maizar.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





