Enam Anggota Exco Terhukum Dinilai Tak Bersalah
Editor Bolanet | 11 Mei 2013 11:40
- Alasan Komisi Disiplin (Komdis)dalam menghukum enam orang anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI dinilai mengada-ada. Pasalnya, enam anggota Exco itu tak pernah melakukan kesalahan yang dituduhkan.
Menurut Wakil Ketua Pengprov PSSI Jawa Timur, Cholid Ghoromah, tudingan bahwa enam anggota Exco itu memalsukan tanda tangan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, sama sekali tak benar. Pasalnya, tanda tangan Djohar di dokumen tersebut adalah asli tanda tangan Djohar.
Kami siap menjadi saksi. Pasalnya, saya sendiri yang membawa surat tersebut ke Medan. Waktu itu saya bersama dengan Hasan dari Pengprov Kalimantan Timur dan Faisol dari Pengprov Lampung, ujar Cholid, pada .
Hal seperti ini wajar di PSSI. Apabila ada yang tidak ikut rapat kemudian menyetujui dan mematuhi hasil rapat sebelumnya. Ini sudah sering terjadi. Bukan sekali ini saja, sambung pria yang juga merupakan Ketua Pengcab PSSI Surabaya ini.
Sebelumnya, dalam rapat Komite Eksekutif, Senin (06/05), diambil keputusan bahwa enam anggota Komite Eksekutif PSSI (Sihar Sitorus, Farid Rahman, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Bob Hippy) dijatuhi hukuman tidak boleh aktif dari sepakbola selama sepuluh tahun. Hukuman ini dijatuhkan karena enam orang tersebut dinilai memalsukan dokumen organisasi, yaitu notulen Rapat Exco tertanggal 7 Maret 2013.
Lebih lanjut, Cholid menyebut bahwa Djohar juga mengakui bahwa tanda tangan yang ada di dokumen tersebut adalah tanda tangannya. Namun, Cholid menambahkan, bahwa Djohar sempat berupaya membantah dengan mengatakan bahwa isi dokumen yang dia tandatangani berbeda.
Namun, saya siap bersaksi bahwa isinya tetap. Tidak ada perubahan. Isinya hanyalah notulen tentang status 18 Pengprov, Cholid menandaskan. (den/mac)
Menurut Wakil Ketua Pengprov PSSI Jawa Timur, Cholid Ghoromah, tudingan bahwa enam anggota Exco itu memalsukan tanda tangan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, sama sekali tak benar. Pasalnya, tanda tangan Djohar di dokumen tersebut adalah asli tanda tangan Djohar.
Kami siap menjadi saksi. Pasalnya, saya sendiri yang membawa surat tersebut ke Medan. Waktu itu saya bersama dengan Hasan dari Pengprov Kalimantan Timur dan Faisol dari Pengprov Lampung, ujar Cholid, pada .
Hal seperti ini wajar di PSSI. Apabila ada yang tidak ikut rapat kemudian menyetujui dan mematuhi hasil rapat sebelumnya. Ini sudah sering terjadi. Bukan sekali ini saja, sambung pria yang juga merupakan Ketua Pengcab PSSI Surabaya ini.
Sebelumnya, dalam rapat Komite Eksekutif, Senin (06/05), diambil keputusan bahwa enam anggota Komite Eksekutif PSSI (Sihar Sitorus, Farid Rahman, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Bob Hippy) dijatuhi hukuman tidak boleh aktif dari sepakbola selama sepuluh tahun. Hukuman ini dijatuhkan karena enam orang tersebut dinilai memalsukan dokumen organisasi, yaitu notulen Rapat Exco tertanggal 7 Maret 2013.
Lebih lanjut, Cholid menyebut bahwa Djohar juga mengakui bahwa tanda tangan yang ada di dokumen tersebut adalah tanda tangannya. Namun, Cholid menambahkan, bahwa Djohar sempat berupaya membantah dengan mengatakan bahwa isi dokumen yang dia tandatangani berbeda.
Namun, saya siap bersaksi bahwa isinya tetap. Tidak ada perubahan. Isinya hanyalah notulen tentang status 18 Pengprov, Cholid menandaskan. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








