FAM Ingatkan Safee Untuk Tak Berkompetisi di ISL
Editor Bolanet | 18 Oktober 2012 21:43
- Kebersamaan penyerang asal Malaysia, Safee Sali dengan klub Pelita Jaya, tengah mengalami cobaan. Pasalnya, Federasi Sepakbola Malaysia (FAM), meminta supaya Safee meninjau ulang untuk tidak lagi berkompetisi di Tanah Air dengan klub Indonesia Super League (ISL).
Kami berharap, Safee Sali supaya tidak lagi berkompetisi bersama klub ISL, tutur Sekjen FAM Datuk Azzuddin Ahmad dikutip laman Malaysia Sports247.
Dikatakannya lagi, FAM mencoba mengikuti aturan seperti tertuang dalam surat yang telah dikirimkan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Sebelumnya, PSSI merilis daftar klub-klub ISL dan Divisi Utama yang berada di bawah pengelolaan PT Liga Indonesia yang berstatus terhukum dan dianggap bermain di kompetisi breakaway league.
Kami telah menerima informasi sejumlah pemain M-League telah mendapatkan penawaran dari klub-klub ISL. Jika ini benar, maka kami akan memberikan imbauan serupa kepada para pemain, terutama jika mereka pemain tim nasional, ujarnya.
Menyikapi pernyataan FAM tersebut, manajemen Pelita Jaya, Lalu Mara Satriawangsa menilai sebagai tindakan yang tidak berdasar.
Sikap FAM sangat aneh, sepertinya mereka tidak tahu perkembangan sepak bola di Indonesia. Padahal, kantor AFC di Kuala Lumpur. Semestinya, FAM bisa menanyakan ke AFC soal ISL. Sikap FAM tersebut sudah di luar kewenangannya. Tidak ada federasi di dunia ini yang mencampuri urusan pemain dengan klubnya, terangnya.
Anehnya, mengapa hanya Federasi Sepakbola Malaysia, tapi Federasi Sepakbola Singapura diam saja. Padahal, pemain Timnas Singapura banyak yang bermain di klub-klub ISL. Misalnya saja, Precious Emuejeraye yang membela Timnas Singapura yang sempat membela klub Persija ISL, tuntasnya. (esa/dzi)
Kami berharap, Safee Sali supaya tidak lagi berkompetisi bersama klub ISL, tutur Sekjen FAM Datuk Azzuddin Ahmad dikutip laman Malaysia Sports247.
Dikatakannya lagi, FAM mencoba mengikuti aturan seperti tertuang dalam surat yang telah dikirimkan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Sebelumnya, PSSI merilis daftar klub-klub ISL dan Divisi Utama yang berada di bawah pengelolaan PT Liga Indonesia yang berstatus terhukum dan dianggap bermain di kompetisi breakaway league.
Kami telah menerima informasi sejumlah pemain M-League telah mendapatkan penawaran dari klub-klub ISL. Jika ini benar, maka kami akan memberikan imbauan serupa kepada para pemain, terutama jika mereka pemain tim nasional, ujarnya.
Menyikapi pernyataan FAM tersebut, manajemen Pelita Jaya, Lalu Mara Satriawangsa menilai sebagai tindakan yang tidak berdasar.
Sikap FAM sangat aneh, sepertinya mereka tidak tahu perkembangan sepak bola di Indonesia. Padahal, kantor AFC di Kuala Lumpur. Semestinya, FAM bisa menanyakan ke AFC soal ISL. Sikap FAM tersebut sudah di luar kewenangannya. Tidak ada federasi di dunia ini yang mencampuri urusan pemain dengan klubnya, terangnya.
Anehnya, mengapa hanya Federasi Sepakbola Malaysia, tapi Federasi Sepakbola Singapura diam saja. Padahal, pemain Timnas Singapura banyak yang bermain di klub-klub ISL. Misalnya saja, Precious Emuejeraye yang membela Timnas Singapura yang sempat membela klub Persija ISL, tuntasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















