FDSI Siap Pasang Badan Bagi Apung Widadi
Editor Bolanet | 13 Februari 2014 19:00
- Somasi PSSI yang dilontarkan PSSI pada Apung Widadi memantik reaksi keras para pegiat Forum Diskusi Suporter Indonesia (FDSI). Menurut Helmi Atmaja, salah satu pegiat FDSI, mereka siap mendukung Apung dalam menghadapi somasi PSSI.
PSSI menyomasi Apung Widadi tanpa pernah berkaca bahwa selama ini mereka tak pernah transparan, khususnya mengenai soal akuntabilitas keuangan, ujar Helmi.
Member kami yang berjumlah sekitar 13 ribu orang siap mendukung Saudara Apung Widadi dalam menghadapi somasi PSSI, tegasnya.
Sebelumnya, salah seorang pegiat Save Our Soccer (SOS), Apung Widadi disomasi oleh PSSI. Hal ini buntut tulisan Apung di grup FDSI yang berbunyi, Kasihan ya timnas U-19, pendapatan dari hak siar SCTV senilai 16M diputar LNM untuk membiayai Persebaya palsu.
Melalui Direktur Direktorat Hukumnya, Aristo Pangaribuan, PSSI menyebut tulisan Apung tersebut tak benar. Mereka meminta Apung membuktikan kebenaran anggapannya tersebut.
Sementara itu, somasi PSSI bagi Apung Widadi juga dipertanyakan. Pasalnya, selama ini banyak kritikan pedas -bahkan berbau fitnah- yang dilontarkan pada PSSI, namun tak pernah ditanggapi oleh lembaga pimpinan Djohar Arifin Husein tersebut.
Selama ini banyak kritikan pedas lainnya tentang kinerja dan laporan keuangan mereka, tapi PSSI hanya diam saja. Tapi, mengapa ketika ada komentar dari Apung Widadi -soal keuangan PSSI- mereka begitu marah? tanya salah seorang pegiat FDSI lainnya, Novita Elly Efroza.
Kalau dianggap fitnah, PSSI tinggal buktikan saja hal tersebut tidak benar. Yang pasti, mereka harus introspeksi diri bahwa keterbukaan itu penting, tandasnya.
PSSI menyomasi Apung Widadi tanpa pernah berkaca bahwa selama ini mereka tak pernah transparan, khususnya mengenai soal akuntabilitas keuangan, ujar Helmi.
Member kami yang berjumlah sekitar 13 ribu orang siap mendukung Saudara Apung Widadi dalam menghadapi somasi PSSI, tegasnya.
Sebelumnya, salah seorang pegiat Save Our Soccer (SOS), Apung Widadi disomasi oleh PSSI. Hal ini buntut tulisan Apung di grup FDSI yang berbunyi, Kasihan ya timnas U-19, pendapatan dari hak siar SCTV senilai 16M diputar LNM untuk membiayai Persebaya palsu.
Melalui Direktur Direktorat Hukumnya, Aristo Pangaribuan, PSSI menyebut tulisan Apung tersebut tak benar. Mereka meminta Apung membuktikan kebenaran anggapannya tersebut.
Sementara itu, somasi PSSI bagi Apung Widadi juga dipertanyakan. Pasalnya, selama ini banyak kritikan pedas -bahkan berbau fitnah- yang dilontarkan pada PSSI, namun tak pernah ditanggapi oleh lembaga pimpinan Djohar Arifin Husein tersebut.
Selama ini banyak kritikan pedas lainnya tentang kinerja dan laporan keuangan mereka, tapi PSSI hanya diam saja. Tapi, mengapa ketika ada komentar dari Apung Widadi -soal keuangan PSSI- mereka begitu marah? tanya salah seorang pegiat FDSI lainnya, Novita Elly Efroza.
Kalau dianggap fitnah, PSSI tinggal buktikan saja hal tersebut tidak benar. Yang pasti, mereka harus introspeksi diri bahwa keterbukaan itu penting, tandasnya.
Ini seperti pepatah, buruk muka cermin dibelah,tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
-
Prediksi Athletic Club vs Barcelona 8 Maret 2026
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 21:36
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:00













