Febre dan Syamsul Absen, PSM Ubah Pola Permainan
Editor Bolanet | 12 September 2013 17:30
- PSM Makassar dipastikan tidak diperkuat dua pemain andalannya, gelandang Syamsul Chaeruddin dan stopper Cristian Febre kala melawan PSIR Rembang, Sabtu (14/9/2013) sore. Keduanya absen lantaran terkena akumulasi kartu kuning.
Caretaker pelatih PSM, Imran Amirullah, pun berpikir keras untuk menerapkan pola permainan yang mumpuni agar bisa meraih kemenangan di kandang PSIR. Menurut Imran, dia akan menerapkan pola yang berbeda dari skema yang dilakukan saat menjamu Persepar Palangkaraya, Sabtu (7/9/2013) malam lalu.
Saat menjamu Persepar, Imran menggunakan pola 4-1-3-2, di mana Fandy Edy ditempatkan sebagai gelandang jangkar, sedangkan Rasyid menjadi pemain sayap. Nah, karena Syamsul dan Febre absen, Imran akan menjalankan pola 4-4-2.
Tapi dua penyerang di depan tidak terlalu sejajar, salah satunya agak mundur ke belakang. Sehingga saat diserang, cepat turun membantu pertahanan, kata Imran.
Imran juga sudah menerapkan pertahanan yang kokoh agar tidak mudah diterobos lawan. Ia meminta agar anak asuhnya konsentrasi dan saling bekerja sama dengan baik.
Selain itu, Imran juga masih melihat beberapa kelemahan anak asuhnya. Ia mengibaratkan, Andi Oddang terlalu sopan untuk merebut bola.
Mereka kadang menunggu saat lawan membawa bola. Harusnya kan langsung rebut tanpa membuat kesalahan. Ini yang ingin saya perbaiki pada tim, agar mereka bermain ngotot dan keras tapi bukan kasar, kata Imran. (nda/dzi)
Caretaker pelatih PSM, Imran Amirullah, pun berpikir keras untuk menerapkan pola permainan yang mumpuni agar bisa meraih kemenangan di kandang PSIR. Menurut Imran, dia akan menerapkan pola yang berbeda dari skema yang dilakukan saat menjamu Persepar Palangkaraya, Sabtu (7/9/2013) malam lalu.
Saat menjamu Persepar, Imran menggunakan pola 4-1-3-2, di mana Fandy Edy ditempatkan sebagai gelandang jangkar, sedangkan Rasyid menjadi pemain sayap. Nah, karena Syamsul dan Febre absen, Imran akan menjalankan pola 4-4-2.
Tapi dua penyerang di depan tidak terlalu sejajar, salah satunya agak mundur ke belakang. Sehingga saat diserang, cepat turun membantu pertahanan, kata Imran.
Imran juga sudah menerapkan pertahanan yang kokoh agar tidak mudah diterobos lawan. Ia meminta agar anak asuhnya konsentrasi dan saling bekerja sama dengan baik.
Selain itu, Imran juga masih melihat beberapa kelemahan anak asuhnya. Ia mengibaratkan, Andi Oddang terlalu sopan untuk merebut bola.
Mereka kadang menunggu saat lawan membawa bola. Harusnya kan langsung rebut tanpa membuat kesalahan. Ini yang ingin saya perbaiki pada tim, agar mereka bermain ngotot dan keras tapi bukan kasar, kata Imran. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontrak Pemain PSM Diharapkan Beres Pekan Depan
Bola Indonesia 17 Januari 2014, 20:26
-
Manajemen PSM Juga Coret Samsidar
Bola Indonesia 30 Desember 2013, 19:26
-
Kaleidoskop Sepakbola Nasional 2013
Editorial 24 Desember 2013, 20:37
-
Komdis PSSI Buktikan Adanya Mafia Sepak Bola di IPL
Bola Indonesia 20 Desember 2013, 22:41
-
Komdis PSSi Panggil CEO PSM Terkait Pengaturan Skor di Playoff IPL
Bola Indonesia 20 Desember 2013, 19:04
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








