Final ISL Tak Jadi Digelar di 'Wembley Indonesia', Djohar Kecewa
Editor Bolanet | 6 November 2014 15:09
- PT Liga Indonesia sudah memastikan laga partai final Indonesia Super League (ISL) musim ini antara Persib Bandung melawan Persipura Jayapura bakal digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Jumat (7/11) besok.
Hal tersebut rupanya membuat Ketua Umum, Djohar Arifin kecewa. Menurutnya, batalnya pertandingan final dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menunjukkan kondisi keamanan yang kurang mendukung.
Ini adalah preseden buruk bagi kita. SUGBK ibarat Wembley Indonesia. Kami sangat kecewa dengan situasi ini, kata Djohar sebelum bertemu Menpora Imam Nahrawi di kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (6/11).
Kejadian ini adalah promosi bahwa Jakarta itu tidak aman. Untuk itu harus secepatnya dilakukan kajian-kajian agar situasi seperti ini bisa cepat tuntas, sambung Djohar.
Lebih jauh dikatakan Djohar, seharusnya pertandingan tersebut bisa dilaksanakan di Jakarta. Sebab, dapat dijadikan acuan untuk ke depan, lantaran tahun depan banyak kejuaraan maupun pertandingan besar yang akan berlangsung di Jakarta.
Tim-tim Eropa juga akan singgah di sini. Dengan kondisi seperti ini promosi-promosi yang kami lakukan bisa saja terkendala, imbuhnya.
Dengan perubahan lokasi, PSSI juga harus bergerak cepat karena undangan yang disebar mulai ke pejabat negara, AFC maupun pemberitahuan ke FIFA lokasi pertandingannya adalah SUGBK, tegasnya. [initial]
(esa/pra)
Hal tersebut rupanya membuat Ketua Umum, Djohar Arifin kecewa. Menurutnya, batalnya pertandingan final dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menunjukkan kondisi keamanan yang kurang mendukung.
Ini adalah preseden buruk bagi kita. SUGBK ibarat Wembley Indonesia. Kami sangat kecewa dengan situasi ini, kata Djohar sebelum bertemu Menpora Imam Nahrawi di kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (6/11).
Kejadian ini adalah promosi bahwa Jakarta itu tidak aman. Untuk itu harus secepatnya dilakukan kajian-kajian agar situasi seperti ini bisa cepat tuntas, sambung Djohar.
Lebih jauh dikatakan Djohar, seharusnya pertandingan tersebut bisa dilaksanakan di Jakarta. Sebab, dapat dijadikan acuan untuk ke depan, lantaran tahun depan banyak kejuaraan maupun pertandingan besar yang akan berlangsung di Jakarta.
Tim-tim Eropa juga akan singgah di sini. Dengan kondisi seperti ini promosi-promosi yang kami lakukan bisa saja terkendala, imbuhnya.
Dengan perubahan lokasi, PSSI juga harus bergerak cepat karena undangan yang disebar mulai ke pejabat negara, AFC maupun pemberitahuan ke FIFA lokasi pertandingannya adalah SUGBK, tegasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lionel Messi Berharap Neymar Tampil di Piala Dunia Bersama Brasil
Piala Dunia 9 Mei 2026, 06:32
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Mei 2026, 06:03
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Mei 2026, 05:42
-
Jadwal Siaran Langsung Final Liga 2: PSS Sleman vs Garudayaksa
Bola Indonesia 9 Mei 2026, 01:55
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55


















