Forum Pengprov PSSI Gugat Djohar Arifin
Editor Bolanet | 22 Juni 2012 19:31
- Keputusan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin yang berencana menggelar turnamen dengan APKASI tampaknya mendapat tentangan dari Forum Pengprov-Pengprov PSSI (FPP).
Kami menggugat Djohar Arifin supaya membatalkan penandatangan kerja sama dengan APKASI itu. Kami hanya melihat dari sudut sepak bola, bukan dari sudut yang lain-lain. Apabila dalam seminggu tidak dilakukan pembatalan, kami akan melakukan somasi terhadap Djohar Arifin, ujar Ketua FPP, Dwi Irianto.
Menurut Dwi, penandatanganan MoU antara PSSI dan APKASI beberapa waktu lalu akan membuat kondisi persepakbolaan Indonesia semakin kacau dan rawan adu domba. Pasalnya dalam struktur organisasi PSSI sendiri sudah ada pengurus cabang (Pengcab) yang seharusnya menjadi perpanjangan tangan PSSI di tingkat daerah.
Ini jelas merupakan manuver lagi dari Djohar Arifin yang membuat semakin kisruh sepak bola kita. Sejak ada MoU dari FIFA dan AFC sebenarnya kami-kami dari 28 Pengprov yang bernaung di bawah FPP sudah calling down dan telah menyampaikan kondisinya kepada pemda-pemda setelah adanya MoU yang ditandatangani di Kuala Lumpur, ujarnya.
Ini memang merupakan manuver salah untuk kesekian kalinya dilakukan Djohar Arifin, bahkan jumlahnya sudah melebihi jumlah jari tangan kita. Kalau dalam tujuh hari penandatanganan MoU dengan Apkasi itu tidak dibatalkan, kami serius akan menggugatnya ke pengadilan, tambahnya.
Dwi Irianto mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan Djohar Arifin yang masih saja melakukan berbagai manuver yang menyalahi MoU dari FIFA/AFC tersebut bahwa berbagai kebijakan baru yang dikeluarkan harus sepengetahuan AFC/FIFA melalui Joint Committee. Padahal menurutnya, di kalangan Pengprov sendiri saat ini sudah cukup sabar menunggu tindak lanjut dari Joint Committee yang menurutnya akan menjadi solusi bagi kisruh sepakbola nasional tersebut. (ant/dzi)
Kami menggugat Djohar Arifin supaya membatalkan penandatangan kerja sama dengan APKASI itu. Kami hanya melihat dari sudut sepak bola, bukan dari sudut yang lain-lain. Apabila dalam seminggu tidak dilakukan pembatalan, kami akan melakukan somasi terhadap Djohar Arifin, ujar Ketua FPP, Dwi Irianto.
Menurut Dwi, penandatanganan MoU antara PSSI dan APKASI beberapa waktu lalu akan membuat kondisi persepakbolaan Indonesia semakin kacau dan rawan adu domba. Pasalnya dalam struktur organisasi PSSI sendiri sudah ada pengurus cabang (Pengcab) yang seharusnya menjadi perpanjangan tangan PSSI di tingkat daerah.
Ini jelas merupakan manuver lagi dari Djohar Arifin yang membuat semakin kisruh sepak bola kita. Sejak ada MoU dari FIFA dan AFC sebenarnya kami-kami dari 28 Pengprov yang bernaung di bawah FPP sudah calling down dan telah menyampaikan kondisinya kepada pemda-pemda setelah adanya MoU yang ditandatangani di Kuala Lumpur, ujarnya.
Ini memang merupakan manuver salah untuk kesekian kalinya dilakukan Djohar Arifin, bahkan jumlahnya sudah melebihi jumlah jari tangan kita. Kalau dalam tujuh hari penandatanganan MoU dengan Apkasi itu tidak dibatalkan, kami serius akan menggugatnya ke pengadilan, tambahnya.
Dwi Irianto mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan Djohar Arifin yang masih saja melakukan berbagai manuver yang menyalahi MoU dari FIFA/AFC tersebut bahwa berbagai kebijakan baru yang dikeluarkan harus sepengetahuan AFC/FIFA melalui Joint Committee. Padahal menurutnya, di kalangan Pengprov sendiri saat ini sudah cukup sabar menunggu tindak lanjut dari Joint Committee yang menurutnya akan menjadi solusi bagi kisruh sepakbola nasional tersebut. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bantah Tinggalkan Utang, Djohar Klaim Malah Bikin PSSI Untung
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 16:06
-
La Nyalla: Djohar Tinggalkan PSSI dengan Utang 19 Miliar
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 15:42
-
Skandal Keuangan di PSSI, Djohar Lepas Tangan
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 15:29
-
Asprov PSSI Sulbar Ikut-ikutan Kecam Menpora dan Djohar
Bola Indonesia 3 Juli 2015, 10:08
-
Komite Etika PSSI Berharap Djohar Arifin Gentlemen
Bola Indonesia 2 Juli 2015, 21:16
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
