Freddy Muli Kecam Kinerja Asistennya
Editor Bolanet | 1 Juni 2012 15:10
- Pelatih Persebaya Surabaya (DU), Freddy Mulli mengaku buta akan kekuatan PSGL Gayo Luwes yang akan dihadapi besok Sabtu (02/6) di Gelora 10 Nopember Tambaksari, Surabaya. Efeknya, jajaran asistennya pun kena semprot.
Pelatih asal Medan itu memang baru di putaran kedua ini menangani Persebaya DU menggantikan yang mengundurkan diri. Sebelumnya ia menukangi Gresik United () hingga putaran pertama Indonesia Super League (ISL) berakhir.
Ditanya tentang kekuatan PSGL usai sesi jajal lapangan Gelora 10 Nopember (01/6) pagi tadi Freddy menuturkan, Saya buta kekuatan mereka seperti apa.
Komposisi pemainnya seperti apa, pelatihnya bagaimana? Yang saya tahu mereka baru saja tahan imbang (PSIM) Yogya.
Memang kepindahan Freddy ke Persebaya DU tak mengajak asisten pelatihnya, Mursyid Effendi, yang juga ikut mundur dari Persegres. Sebab, di tubuh Bajul Ijo, asisten pelatih Yusuf Ekodono yang sempat menjadi caretaker dan digadang-gadang bakal menjadi pengganti Subangkit.
Seharusnya asisten-asisten saya kasih masukan. Kalau tidak ada video ya mereka masih bisa cerita lawan itu bagaimana di putaran pertama. Itu bisa bantu saya atur strategi. Kalau begini kan terlihat kami kurang koordinasi, kecamnya .
Beberapa awak media yang mewawancarainya juga sempat kena semprot pelatih berusia 53 tahun ini. Kalian juga begitu. Seharusnya ada koordinasi antara media dengan kita. Kita biasa kasih info pemain kita, kalian juga kasih info dengan menulis kekuatan pemain mereka, tandasnya. (fjr/end)
Pelatih asal Medan itu memang baru di putaran kedua ini menangani Persebaya DU menggantikan yang mengundurkan diri. Sebelumnya ia menukangi Gresik United () hingga putaran pertama Indonesia Super League (ISL) berakhir.
Ditanya tentang kekuatan PSGL usai sesi jajal lapangan Gelora 10 Nopember (01/6) pagi tadi Freddy menuturkan, Saya buta kekuatan mereka seperti apa.
Komposisi pemainnya seperti apa, pelatihnya bagaimana? Yang saya tahu mereka baru saja tahan imbang (PSIM) Yogya.
Memang kepindahan Freddy ke Persebaya DU tak mengajak asisten pelatihnya, Mursyid Effendi, yang juga ikut mundur dari Persegres. Sebab, di tubuh Bajul Ijo, asisten pelatih Yusuf Ekodono yang sempat menjadi caretaker dan digadang-gadang bakal menjadi pengganti Subangkit.
Seharusnya asisten-asisten saya kasih masukan. Kalau tidak ada video ya mereka masih bisa cerita lawan itu bagaimana di putaran pertama. Itu bisa bantu saya atur strategi. Kalau begini kan terlihat kami kurang koordinasi, kecamnya .
Beberapa awak media yang mewawancarainya juga sempat kena semprot pelatih berusia 53 tahun ini. Kalian juga begitu. Seharusnya ada koordinasi antara media dengan kita. Kita biasa kasih info pemain kita, kalian juga kasih info dengan menulis kekuatan pemain mereka, tandasnya. (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya 99 Persen Yakin Berkompetisi Lagi
Bola Indonesia 29 Desember 2016, 07:59
-
Tolak Main di Liga Nusantara, Persebaya Minimal di Divisi Utama
Bola Indonesia 17 Agustus 2016, 08:06
-
Kesaksian Pelaku Sepakbola Gajah Ternyata Diskenariokan
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 17:07
-
Promotor Berikan Batas Akhir Bagi Klub ISL Untuk Ikuti PIS
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 00:53
-
Cegah Tunggakan Gaji Pemain, PT Liga Rancang Regulasi Anyar
Bola Indonesia 29 Juli 2015, 10:21
LATEST UPDATE
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













