Gagal Puncaki Grup B, Arema Cronus Tak Risau
Editor Bolanet | 10 September 2015 15:54
- Kegagalan anak asuhnya memuncaki klasemen akhir Grup B Piala Presiden 2015 tak membuat Joko Susilo pusing tujuh keliling. Pelatih Arema Cronus ini mengaku tak mempermasalahkan hal tersebut.
Intinya, kita lolos dulu, ujar Gethuk, sapaan karib Joko.
Tak ada masalah siapapun lawan yang akan kita hadapi di babak berikutnya. Toh, target kita jadi juara, sambungnya.
Sebelumnya, asa Arema Cronus untuk menjuarai Grup B Piala Presiden harus kandas. Pada laga pamungkas mereka di Grup B, Ahmad Bustomi dan kawan-kawan harus rela bermain imbang dengan PSGC Galuh Ciamis. Pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (09/09), kedua tim berbagi angka 1-1.
Arema Cronus unggul dulu pada penghujung babak pertama melalui eksekusi penalti Samsul Arif. Sementara, PSGC sukses menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Osas Saha menjelang waktu normal laga berakhir.
Dengan hasil imbang ini, Arema Cronus menempati posisi kedua klasemen akhir Grup B dengan raihan lima poin. Sementara, posisi puncak ditempati Sriwijaya FC dengan raihan enam poin.
Sementara, Gethuk juga membeber alasan di balik hasil imbang kontra PSGC ini. Menurutnya, hal ini tak lepas dari masalah psikologis yang mendera anak asuhnya.
Ketika unggul satu gol, mereka kehilangan kontrol tempo. Mereka terus menyerang untuk menambah keunggulan. Akhirnya, kami justru kebobolan, tandasnya. (den/dzi)
Intinya, kita lolos dulu, ujar Gethuk, sapaan karib Joko.
Tak ada masalah siapapun lawan yang akan kita hadapi di babak berikutnya. Toh, target kita jadi juara, sambungnya.
Sebelumnya, asa Arema Cronus untuk menjuarai Grup B Piala Presiden harus kandas. Pada laga pamungkas mereka di Grup B, Ahmad Bustomi dan kawan-kawan harus rela bermain imbang dengan PSGC Galuh Ciamis. Pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (09/09), kedua tim berbagi angka 1-1.
Arema Cronus unggul dulu pada penghujung babak pertama melalui eksekusi penalti Samsul Arif. Sementara, PSGC sukses menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Osas Saha menjelang waktu normal laga berakhir.
Dengan hasil imbang ini, Arema Cronus menempati posisi kedua klasemen akhir Grup B dengan raihan lima poin. Sementara, posisi puncak ditempati Sriwijaya FC dengan raihan enam poin.
Sementara, Gethuk juga membeber alasan di balik hasil imbang kontra PSGC ini. Menurutnya, hal ini tak lepas dari masalah psikologis yang mendera anak asuhnya.
Ketika unggul satu gol, mereka kehilangan kontrol tempo. Mereka terus menyerang untuk menambah keunggulan. Akhirnya, kami justru kebobolan, tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
1 Dekade Piala Presiden 2025: Datang Bersih, Pulang Bersih
Bola Indonesia 15 Juli 2025, 21:33
-
Piala Presiden 2025: Wajah Dunia, Hati Indonesia
Bola Indonesia 15 Juli 2025, 16:36
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














