Gubernur Kalteng: PSSI Diperlakukan Tidak Adil
Editor Bolanet | 11 Desember 2012 15:32
- Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang mengakui jika PSSI tidak diperlakukan layak ketika menggelar Kongres Luar Biasa di Palangkaraya. Agustin menyayangkan perlakuan yang diterima PSSI, karena dirinya ingin Palangkaraya bisa menjadi tuan rumah yang baik.
Saya berkeinginan agar Kalteng, khususnya Palangka Raya menjadi tuan rumah yang baik. Saya juga sampaikan bahwa kita di Palangkaraya bersyukur terpilih sebagai tempat untuk dilaksanakan Kongres Luar Biasa PSSI, ucap Agustin di Palangkaraya, Selasa (11/12).
Saya tidak mau ikut campur, apa pun permasalahan yang menyangkut PSSI. Saya ingin masyarakat Kalteng juga tidak perlu ikut campur. Kita hanya ingin mendoakan agar PSSI tidak kisruh lagi, agar bendera merah putih di PSSI itu satu. Cuma itu kok, katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Agustin menjelaskan dirinya absen pada KLB PSSI tersebut karena harus berada di Jakarta memenuhi undangan Presiden SBY. Kebetulan saya harus berangkat ke Jakarta untuk menerima DIPA, imbuhnya.
Gubernur kemudian menyayangkan perlakuan yang diterima PSSI, karena juga akan mencoreng nama baik kota Palangkaraya. Gubernur juga mengaku sedih melihat ketimpangan yang terjadi ketika PSSI menggelar kongres di lobi sementara KPSI di dalam hotel.
Yang saya sangat sedih adalah, yang di Jakarta (Kongres) di dalam gedung dan Kongres PSSI di Kota Palangka Raya di Loby (hotel). Saya sedih, kenapa (pengelola) hotel juga mau digembok. Tidak harus seperti itu. Semestinya kita sudah siapkan satu tempat, kita jaga itu, pungkasnya. (ant/mac)
Saya berkeinginan agar Kalteng, khususnya Palangka Raya menjadi tuan rumah yang baik. Saya juga sampaikan bahwa kita di Palangkaraya bersyukur terpilih sebagai tempat untuk dilaksanakan Kongres Luar Biasa PSSI, ucap Agustin di Palangkaraya, Selasa (11/12).
Saya tidak mau ikut campur, apa pun permasalahan yang menyangkut PSSI. Saya ingin masyarakat Kalteng juga tidak perlu ikut campur. Kita hanya ingin mendoakan agar PSSI tidak kisruh lagi, agar bendera merah putih di PSSI itu satu. Cuma itu kok, katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Agustin menjelaskan dirinya absen pada KLB PSSI tersebut karena harus berada di Jakarta memenuhi undangan Presiden SBY. Kebetulan saya harus berangkat ke Jakarta untuk menerima DIPA, imbuhnya.
Gubernur kemudian menyayangkan perlakuan yang diterima PSSI, karena juga akan mencoreng nama baik kota Palangkaraya. Gubernur juga mengaku sedih melihat ketimpangan yang terjadi ketika PSSI menggelar kongres di lobi sementara KPSI di dalam hotel.
Yang saya sangat sedih adalah, yang di Jakarta (Kongres) di dalam gedung dan Kongres PSSI di Kota Palangka Raya di Loby (hotel). Saya sedih, kenapa (pengelola) hotel juga mau digembok. Tidak harus seperti itu. Semestinya kita sudah siapkan satu tempat, kita jaga itu, pungkasnya. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peserta Nilai KLB PSSI Palangkaraya Sah Sesuai Statuta
Bola Indonesia 11 Desember 2012, 09:17
-
Kantor PSSI Dijaga Dari KPSI
Bola Indonesia 10 Desember 2012, 18:45
-
Kongres Biasa KPSI Sepakat Jalankan KLB Di Ancol
Bola Indonesia 10 Desember 2012, 18:30
-
'Sanksi FIFA, Kerugian Bagi Indonesia'
Bola Indonesia 10 Desember 2012, 17:15
-
Pemerintah Serahkan Penyelesaian Dualisme Kepada FIFA
Bola Indonesia 10 Desember 2012, 14:47
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













