Hinca: Komdis Tidak Menghukum Anggota Exco
Editor Bolanet | 17 Juni 2013 12:19
- Hinca IP Panjaitan menampik tudingan bahwa Komisi Disiplin melakukan overlap dalam menghukum enam anggota Komite Eksekutif PSSI. Menurut Ketua Komdis PSSI ini, mereka tidak pernah melakukan overlap dalam tugasnya.
Yang kami hukum bukan anggota Exco. Yang kita hukum tindakannya, ujar Hinca.
Pemalsuan tandatangan adalah perilaku buruk. Sesuai statuta dan kode disiplin, pelakunya harus dapat hukuman, sambungnya.
Lebih lanjut, Hinca juga mengaku memiliki dasar dalam menjatuhkan hukuman terhadap Bob Hippy, Sihar Sitorus, Farid Rahman, Tuty Dau, Mawardi Nurdin dan Widodo Santoso. Dasarnya, menurut Hinca, adalah Statuta dan Kode Disiplin PSSI.
Terutama Pasal 150 Kode Disiplin PSSI, tegasnya.
Sebelumnya, keputusan Komisi Disiplin PSSI untuk menghukum enam orang anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, dianggap tidak sah oleh Bob Hippy. Menurut salah seorang anggota Komite Eksekutif -yang mendapat sanksi tersebut- Komdis tak berhak menjatuhkan hukuman pada Exco.
Yang memilih Komdis itu kan Exco. Jadi lucu dan janggal kalau Komdis menghukum Exco, tutur Bob. [initial]
(den/mac)
Yang kami hukum bukan anggota Exco. Yang kita hukum tindakannya, ujar Hinca.
Pemalsuan tandatangan adalah perilaku buruk. Sesuai statuta dan kode disiplin, pelakunya harus dapat hukuman, sambungnya.
Lebih lanjut, Hinca juga mengaku memiliki dasar dalam menjatuhkan hukuman terhadap Bob Hippy, Sihar Sitorus, Farid Rahman, Tuty Dau, Mawardi Nurdin dan Widodo Santoso. Dasarnya, menurut Hinca, adalah Statuta dan Kode Disiplin PSSI.
Terutama Pasal 150 Kode Disiplin PSSI, tegasnya.
Sebelumnya, keputusan Komisi Disiplin PSSI untuk menghukum enam orang anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, dianggap tidak sah oleh Bob Hippy. Menurut salah seorang anggota Komite Eksekutif -yang mendapat sanksi tersebut- Komdis tak berhak menjatuhkan hukuman pada Exco.
Yang memilih Komdis itu kan Exco. Jadi lucu dan janggal kalau Komdis menghukum Exco, tutur Bob. [initial]
(den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34


















