Ihwal Insiden Pelemparan Bus Persib Bandung, Ini Tanggapan APPI
Ari Prayoga | 18 September 2019 02:41
Bola.net - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengutuk insiden pelemparan batu yang dilakukan orang tak dikenal ke bus yang mengangkut rombongan Persib Bandung. Mereka menilai bahwa ulah orang tak dikenal tersebut merupakan hal memalukan di kancah sepak bola Indonesia.
"Kami sangat menyayangkan adanya insiden memalukan ini. Apalagi insiden ini sampai mencederai pemain," ucap General Manager APPI, Ponaryo Astaman.
"Seperti saya bilang sebelumnya, keselamatan pemain sebelum, saat, dan setelah bertanding merupakan hal yang utama dan tak bisa ditawar," sambungnya.
Sebelumnya, insiden pelemparan dilakukan orang tak dikenal ke bus yang membawa rombongan Persib Bandung, usai melakoni laga tandang di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/09) malam. Dalam laman resmi mereka, Persib menginformasikan bahwa insiden tersebut terjadi sebelum tol Sentul, Jawa Barat.
Pelemparan ini mengakibatkan pecahnya sejumlah kaca di bus. Selain itu, dua penggawa Persib Bandung, Omid Nazari dan Febri Hariyadi, mengalami luka-luka akibat terkena pecahan kaca.
Gelandang Persib, Erwin Ramdani, mengatakan bahwa ia melihat terduga pelemparan batu tersebut menunggu di pinggir jalan. Menurutnya, sosok tersebut memakai pakaian abu-abu dan langsung kabur usai melancarkan serangan.
Apa pendapat Ponaryo soal hukuman yang tepat bagi pelaku pelemparan tersebut? Simak di bawah ini.
Beri Efek Jera
Ponaryo sendiri menegaskan bahwa hal ini sama sekali tak bisa ditolerir. Menurut pria berusia 39 tahun tersebut, pelaku pelemparan ini harus ditindak tegas.
"Hukumannya harus tegas dan tanpa kompromi," kata Ponaryo.
"Dengan hal ini, diharapkan bisa jadi efek jera. Orang lain yang hendak melakukan hal serupa pun jadi berpikir lagi," imbuhnya.
Menurut Ponaryo, tindakan seperti ini sama sekali tak bisa dimaklumi. Pasalnya, hal ini justru menghancurkan sepak bola Indonesia sendiri.
"Hal ini bukan justru menunjukkan militansi atau kecintaan mendukung tim kesayangan mereka. Hal ini, menurut saya, merupakan tindakan bodoh yang memalukan juga menghancurkan reputasi sepak bola Indonesia," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib Bandung Dekati Layvin Kurzawa, Eks Bek PSG Siap Ramaikan BRI Super League
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 21:39
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26





