Ihwal Mogoknya Bonek FC, BOPI Akan Minta Penjelasan Mahaka Sports
Editor Bolanet | 1 Oktober 2015 19:52
- Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) bertekad menyelidiki duduk persoalan di balik mogoknya Bonek FC, pada leg kedua Babak Delapan Besar Piala Presiden lalu. Mereka berencana akan meminta penjelasan dari Mahaka Sports and Entertainment, sebagai pelaksana perhelatan ini.
Kita akan minta penjelasan dari Mahaka, ujar Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho.
Nampaknya, pada saat itu, Mahaka tidak bisa menguasai keadaan sepenuhnya.
Sebelumnya, pada pertandingan leg kedua Delapan Besar Piala Presiden versus Sriwijaya FC, Bonek FC mogok kala laga belum berlangsung seperempat jam. Sebagai hasilnya, di laga yang dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (27/09), tim besutan Ibnu Grahan ini dinyatakan kalah.
Aksi mogok tanding Bonek FC dipicu keputusan kontroversial Jerry Eli. Wasit asal Bali ini menghadiahi Sriwijaya FC penalti pada menit 13. Ia menilai bek Bonek FC, Firly Apriansyah melakukan handsball. Padahal, dalam tayangan ulang, bola hanya mengenai bahu Firly.
Lebih lanjut, Heru menilai kejadian ini berawal dari keputusan kontroversial wasit. Sementara, wasit adalah ranah dari Mahaka, yang merupakan penyelenggara gelaran ini. Bonek FC, menurut Heru, mengaku sudah mengkomunikasikan soal kapasitas wasit. Sementara, Mahaka tidak segera ambil tindakan cepat dan tepat, hingga Bonek FC melakukan aksi WO.
Bonek FC jelas salah meninggalkan arena pertandingan. Tapi, ini bisa jadi karena pihak Mahaka tidak tepat menangani persoalan yang ada, ia menandaskan. [initial]
(den/asa)
Kita akan minta penjelasan dari Mahaka, ujar Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho.
Nampaknya, pada saat itu, Mahaka tidak bisa menguasai keadaan sepenuhnya.
Sebelumnya, pada pertandingan leg kedua Delapan Besar Piala Presiden versus Sriwijaya FC, Bonek FC mogok kala laga belum berlangsung seperempat jam. Sebagai hasilnya, di laga yang dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (27/09), tim besutan Ibnu Grahan ini dinyatakan kalah.
Aksi mogok tanding Bonek FC dipicu keputusan kontroversial Jerry Eli. Wasit asal Bali ini menghadiahi Sriwijaya FC penalti pada menit 13. Ia menilai bek Bonek FC, Firly Apriansyah melakukan handsball. Padahal, dalam tayangan ulang, bola hanya mengenai bahu Firly.
Lebih lanjut, Heru menilai kejadian ini berawal dari keputusan kontroversial wasit. Sementara, wasit adalah ranah dari Mahaka, yang merupakan penyelenggara gelaran ini. Bonek FC, menurut Heru, mengaku sudah mengkomunikasikan soal kapasitas wasit. Sementara, Mahaka tidak segera ambil tindakan cepat dan tepat, hingga Bonek FC melakukan aksi WO.
Bonek FC jelas salah meninggalkan arena pertandingan. Tapi, ini bisa jadi karena pihak Mahaka tidak tepat menangani persoalan yang ada, ia menandaskan. [initial]
Baca Juga:
Masalah Motivasi Arema Cronus Dinilai Telah Sirna
Penggawa Arema Cronus Diwanti-Wanti Konsentrasi Penuh
Persiapan Mepet, Arema Cronus Fokus Benahi Taktik dan Strategi
Mitra Kukar Yakin Mampu Sulitkan Persib Bandung
Subsidi dari Mahaka Sudah Dialokasikan ke Pemain Bonek FC
Membangkang, Bonek FC Tak Mau Bayar Denda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













