Ini Alasan Kiko Insa Kenakan Nomor 87 di Bali United
Editor Bolanet | 15 Maret 2016 19:32
Ini adalah persembahan saya bagi Aremania, ujar Kiko, pada .
Saya memilih nomor ini agar mereka tahu bahwa saya sangat menghormati dan mencintai mereka, sambungnya.
Sebelumnya, Kiko Insa dipastikan bakal memperkuat Bali United setahun mendatang. Ia bergabung dengan Serdadu Tridatu -julukan Bali United- dengan status pinjaman dari Arema Cronus. Kiko dipinjamkan menyusul keputusan pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija, yang menilai pemain berusia 28 tahun ini tak masuk dalam skema timnya.
Keputusan Milo -sapaan Milomir Seslija- ini sempat mengundang reaksi keras Aremania. Mereka bahkan sempat menggelar aksi protes usai mengetahui Kiko ditepikan dari skuat utama.
Lebih lanjut, Kiko juga membeber alasan lain di balik pilihannya menggunakan nomor 87. Menurutnya, angka 87 sangatlah istimewa.
Angka 8 bisa diartikan keabadian. Sementara, angka 7 adalah keberuntungan. Jadi, saya percaya, 87 bermakna selalu beruntung, tuturnya.
Selain itu, salah seorang kawan di Indonesia bercerita pada saya bahwa 87 itu berarti gila. Karenanya, saya merasa bahwa nomor ini sangat sesuai bagi saya, tandas jebolan akademi Valencia ini sembari tertawa. [initial]
Baca Ini Juga:
- Penampilan MU di Piala Gubernur Kaltim Dapat Pujian
- Walau MU Gagal Juara, Gomes de Oliveira Tetap Bangga
- Meski Gagal Bawa MU Juara, Gelandang Kribo Ini Tetap Bangga
- Gelar Individu Lengkapi Pesta PBFC
- Ponaryo Bawa Pusamania Borneo FC Juarai Piala Gubernur Kaltim
- Hadapi PBFC, Madura United Siapkan Taktik Khusus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Persita vs Bali United
Bola Indonesia 23 April 2026, 14:35
LATEST UPDATE
-
Bayern vs PSG dan Banjir Gol Episode 2
Liga Champions 5 Mei 2026, 12:52
-
Mempertanyakan Mahalnya Harga Tiket Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Mei 2026, 12:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52


















