Ini Penjelasan Komdis PSSI Ihwal Sanksi Arema FC
Editor Bolanet | 11 Oktober 2018 18:37
Bola.net - Anggota Komisi Disiplin PSSI, Dwi Irianto, membeber penjelasannya terkait detil sanksi yang harus dijalani Arema FC. Ia menyebut bahwa pada sisa laga mereka di kompetisi Gojek Liga 1 bersama Bukalapak musim 2018 ini, Arema tak bisa didampingi langsung oleh suporter mereka, Aremania.
"Pada laga kandang, tidak boleh ada penonton," ujar Dwi Irianto, pada Bola.net, Kamis (11/10).
"Jadi, baik suporter tuan rumah maupun tim tamu tidak boleh ada di stadion," sambungnya.
Sementara, kondisi berbeda berlaku jika Arema melakukan laga tandang. Dalam laga tandang, suporter tim tuan rumah tetap berhak datang langsung ke stadion.
"Hanya suporter Arema yang tidak boleh mendampingi timnya," tandas pria yang karib disapa Mbah Putih ini.
Sebelumnya, Arema harus menerima sanksi dari bermain tanpa penonton sampai akhir musim. Sanksi ini bermula dari insiden pitch invasion dalam laga antara Arema dan Persebaya, di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (06/10) lalu. Kala wasit meniup peluit panjang, ratusan Aremania menghambur ke dalam lapangan. Mereka tampak terbawa suasana kemenangan yang baru saja diraih tim kesayangan mereka. Sejumlah Aremania ini baru bubar usai polisi melepas sejumlah anjing dari unit K-9 untuk menghalau massa.
Pada jeda antar babak pun, sejumlah Aremania, termasuk sang dirigen Yuli Sumpil, sempat masuk ke dalam lapangan. Mereka tampak memprovokasi pemain Persebaya yang sedang pemanasan. Ulah sejumlah oknum Aremania ini sempat memicu ketegangan dengan seorang pemain cadangan Persebaya, Alfonsius Kelvan. Namun, aparat keamanan mampu melerai sehingga kejadian ini tak berlanjut.
Aksi Yuli ini pun tak lepas dari sanksi Komdis. Bersama salah seorang Aremania lain, Fandy, Yuli divonis tidak boleh masuk ke dalam stadion di seluruh Indonesia seumur hidup.
Selain sanksi ini, Arema juga diganjar sanksi Rp. 100 juta akibat adanya penyalaan cerawat dan pelemparan botol ke lapangan.
Sementara itu, manajemen Arema FC legawa dengan sanksi ini. Mereka pun memastikan tak akan mengajukan keringanan hukuman pada PSSI.
"Kita tidak akan mengajukan banding. Namun akan berada di barisan terdepan untuk membangun kesadaran para suporter utamanya Aremania agar berubah menjadi lebih baik," tegas CEO Arema FC, Iwan Budianto.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
Link Live Streaming PSS vs Borneo FC di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 13:27
-
Hasil BRI Super League: Bhayangkara FC Ditahan PSM Makassar
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:09
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persija Taklukkan Persik Kediri 2-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:04
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




