Ini Penyebab Jebloknya Performa Arema FC pada Pengujung Musim 2019
Serafin Unus Pasi | 9 Desember 2019 17:14
Bola.net - Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro, membeber analisisnya soal penyebab timnya gagal menampilkan permainan terbaik mereka pada pengujung kompetisi Shopee Liga 1 musim 2019 ini. Menurutnya, rangkaian hasil tak memuaskan tersebut tak lepas dari compang-campingnya kondisi tim saat ini.
"Kami tidak pernah turun dengan kekuatan penuh belakangan ini," ucap Kuncoro.
"Hal inilah yang membuat kami kesulitan dalam menunjukkan permainan terbaik," sambungnya.
Menurut Kuncoro, kehilangan sejumlah pemain terbaik tak hanya membuat timnya rugi secara teknis. Secara nonteknis pun, sambung pelatih berusia 46 tahun tersebut, para penggawa Arema terpengaruh.
"Secara mental, tentu ada yang mengganjal bagi para pemain kami. Ini yang makin memperburuk dampak dari absennya sejumlah pemain kami," tuturnya.
Sebelumnya, penampilan Arema pada pengujung musim kompetisi 2019 ini berada dalam tren buruk. Dalam lima laga terakhir mereka, klub berlogo singa mengepal ini tak pernah sekali pun meraih kemenangan.
Dalam pertandingan terakhir mereka, kontra PSIS Semarang, Arema bahkan harus menderita kekalahan telak 1-5.
Hasil tersebut berdampak pada peringkat Arema di klasemen sementara. Saat ini, mereka terlempar dari papan atas dan hanya menempati peringkat sembilan klasemen sementara. Arema mengoleksi 43 angka dari 31 pertandingan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Bertekad Lekas Bangkit
Lebih lanjut, Kuncoro menegaskan tekad timnya lekas bangkit dari keterpurukan ini. Menurutnya, dengan kondisi apa pun, timnya harus bisa lekas meninggalkan keterpurukan ini.
"Kami tak boleh lagi terpengaruh dengan compang-campingnya kondisi tim. Ini tak boleh terus menjadi alasan," kata Kuncoro.
"Banyak cara untuk membangkitkan tim ini lagi. Kami harus terus mencoba untuk bisa lebih baik," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
Link Live Streaming PSS vs Borneo FC di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 13:27
-
Hasil BRI Super League: Bhayangkara FC Ditahan PSM Makassar
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:09
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persija Taklukkan Persik Kediri 2-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:04
-
Hasil Persebaya Surabaya vs Madura United: Bajul Ijo Menang 3-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 20:57
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
