FOLLOW US:


Pelatih PSIS Sebut Arti Penting Kemenangan Timnya dari Arema

09-12-2019 00:33

 | Ari Prayoga

Pelatih PSIS Sebut Arti Penting Kemenangan Timnya dari Arema
Bambang Nurdiansyah © PSIS Semarang Official

Bola.net - Bambang Nurdiansyah tak bisa menyembunyikan rasa gembira usai anak asuhnya mengalahkan Arema FC pada lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019. Bagi Pelatih PSIS Semarang ini, kemenangan tersebut juga akan membuat langkah anak asuhnya bertahan di kasta tertinggi kompetisi Indonesia kian ringan.

"Dengan tambahan tiga poin dari pertandingan ini, raihan poin kami sudah 40. Ini berarti kami sudah aman dari zona degradasi," ucap Banur, sapaan karib Bambang Nurdiansyah.

Banur menyebut, hasil apik ini tak lepas dari penampilan anak asuhnya. Menurut pemegang Lisensi AFC Pro tersebut, Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan tampil luar biasa pada laga kontra Arema.

"Mereka tidak mau PSIS terdegradasi. Anak-anak PSIS bermain dengan hati," tuturnya.

Sebelumnya PSIS sukses mengalahkan Arema pada laga pekan ke-31 mereka di Shopee Liga 1 musim 2019. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion dr. H. Moch Soebroto Magelang, Minggu (08/12), mereka menang dengan skor 5-1.

Septian David Maulana mencetak dua gol ke gawang Arema. Sementara, tiga gol lainnya dicetak oleh Hari Nur Yulianto, Bruno Silva, dan Komarudin. Sedangkan, satu-satunya gol balasan Arema dicetak Rifaldi Bawuoh.

Dengan kemenangan ini, PSIS naik ke peringkat 11 klasemen sementara. Mereka meraih 40 poin dari 31 pertandingan.

Sementara, kekalahan ini membuat Arema turun ke peringkat sembilan klasemen sementara. Mereka mengoleksi 43 poin dari 31 pertandingan.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1

Tak Puas

Lebih lanjut, kendati gembira timnya tak lagi terancam degradasi, Banur tak mau lekas puas. Menurut pelatih 58 tahun ini, tak mau timnya sekadar tak terdegradasi pada musim kompetisi ini.

"Kami tak puas sekadar tak terdegradasi," kata Banur.

"Kalau perlu, kami berusaha untuk meningkatkan posisi," ia menambahkan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)