Ini Rahasia Persela Rebut Posisi Runner-Up Klasemen
Editor Bolanet | 13 Maret 2014 08:34
- Dari segi materi pemain, Persela Lamongan bukan tim yang jor-joran dan penuh bintang seperti tim raksasa. Namun, Laskar Joko Tingkir mampu menjelma menjadi kuda hitam yang cukup diperhitungkan di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014. Apa rahasianya?
Asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludiyanto mengatakan, kunci sukses Persela menduduki posisi dua klasemen adalah, menciptakan suasana kondusif dalam tim. Menurut Didik, semua pemain dilakukan sama. Baik itu lokal maupun asing. Sehingga seluruh pemain memiliki kesempatan yang sama untuk turun sebagai starter.
Seperti pada pertandingan kontra Persepam MU, Senin (10/3) lalu. Tim pelatih sengaja membangku cadangkan Bijahil Calwa. Padahal eks pemain Persibo Bojonegoro ini mencetak hat-trick di laga kontra .
Sebagai gantinya, pelatih Eduard Tjong memainkan Agung Suprayogi sebagai tandem Addison Alves di lini depan. Berdasarkan analisa dan observasi, Calwa kami anggap tidak sesuai kebutuhan saat lawan Persepam. Agung yang lebih cocok, kata mantan caretaker Persela ini.
Menurut Didik, komposisi pemain yang diturunkan bisa jadi berbeda dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Sebab, semuanya disesuaikan dengan kebutuhan tim, serta melihat lawan yang akan dihadapi. Yang utama adalah pemain yang diturunkan harus sesuai dengan kebutuhan tim, tegasnya.
Hasilnya, Persela mampu tampil konsisten. Tiga pertandingan di kandang sendiri selalu berakhir dengan kemenangan besar. Mengalahkan Persebaya dengan skor 3-0, menumbangkan PSM Makassar dengan skor 3-1, serta terakhir menjungkalkan Persepam MU dengan 3-0. [initial]
(faw/pra)
Asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludiyanto mengatakan, kunci sukses Persela menduduki posisi dua klasemen adalah, menciptakan suasana kondusif dalam tim. Menurut Didik, semua pemain dilakukan sama. Baik itu lokal maupun asing. Sehingga seluruh pemain memiliki kesempatan yang sama untuk turun sebagai starter.
Seperti pada pertandingan kontra Persepam MU, Senin (10/3) lalu. Tim pelatih sengaja membangku cadangkan Bijahil Calwa. Padahal eks pemain Persibo Bojonegoro ini mencetak hat-trick di laga kontra .
Sebagai gantinya, pelatih Eduard Tjong memainkan Agung Suprayogi sebagai tandem Addison Alves di lini depan. Berdasarkan analisa dan observasi, Calwa kami anggap tidak sesuai kebutuhan saat lawan Persepam. Agung yang lebih cocok, kata mantan caretaker Persela ini.
Menurut Didik, komposisi pemain yang diturunkan bisa jadi berbeda dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Sebab, semuanya disesuaikan dengan kebutuhan tim, serta melihat lawan yang akan dihadapi. Yang utama adalah pemain yang diturunkan harus sesuai dengan kebutuhan tim, tegasnya.
Hasilnya, Persela mampu tampil konsisten. Tiga pertandingan di kandang sendiri selalu berakhir dengan kemenangan besar. Mengalahkan Persebaya dengan skor 3-0, menumbangkan PSM Makassar dengan skor 3-1, serta terakhir menjungkalkan Persepam MU dengan 3-0. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Lengkap Klub Lolos 12 Besar Liga 2 2023/2024
Bola Indonesia 12 Desember 2023, 07:22
-
Belajar dari Piala Dunia U-17 2023 dan Berharap Pada Timnas Indonesia U-17
Piala Dunia 15 November 2023, 10:39
-
Pulih dan Keluar dari Rumah Sakit, Silvio Escobar Pulang ke Lamongan
Bola Indonesia 26 September 2023, 01:50
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















