Ini Syarat Menpora Agar Persebaya dan Arema Bisa Berkompetisi
Editor Bolanet | 27 April 2015 11:33
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi menegaskan jika Persebaya Surabaya dan Arema Cronus tetap bisa mengikuti lanjutan kompetisi QNB League musim 2015.
Syaratnya, dua klub asal Jawa Timur tersebut harus menyelesaikan masalah legalitas. Untuk itu pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dibantu pihak-pihak terkait, akan membantu mencari jalan keluarnya.
Saya pastikan kedua klub yakni Persebaya Surabaya dan Arema Cronus bisa tetap ikut berkompetisi. Saya harap, keduanya bersabar. Suporter juga tidak perlu khawatir dan jangan bertindak anarkis, tutur Imam.
Lebih lanjut, Imam menegaskan bahwa keputusan pemerintah yang hanya memberi lampu hijau kepada 16 klub untuk ikut kompetisi dan melarang Persebaya dan Arema Cronus bukan karena tebang pilih. Namun, karena tidak ingin ada kompetisi yang klubnya masih berkonflik serta ada gaji pemain yang tidak dibayar.
Karena itu, pengurus klub harus duduk satu meja dan pemerintah menjadi mediatornya. Semua akan senang kalau sepakbola kita bebas konflik, dan kompetisi yang baik akan membantu peningkatan prestasi sepakbola nasional yang saat ini masih terpuruk, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Syaratnya, dua klub asal Jawa Timur tersebut harus menyelesaikan masalah legalitas. Untuk itu pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dibantu pihak-pihak terkait, akan membantu mencari jalan keluarnya.
Saya pastikan kedua klub yakni Persebaya Surabaya dan Arema Cronus bisa tetap ikut berkompetisi. Saya harap, keduanya bersabar. Suporter juga tidak perlu khawatir dan jangan bertindak anarkis, tutur Imam.
Lebih lanjut, Imam menegaskan bahwa keputusan pemerintah yang hanya memberi lampu hijau kepada 16 klub untuk ikut kompetisi dan melarang Persebaya dan Arema Cronus bukan karena tebang pilih. Namun, karena tidak ingin ada kompetisi yang klubnya masih berkonflik serta ada gaji pemain yang tidak dibayar.
Karena itu, pengurus klub harus duduk satu meja dan pemerintah menjadi mediatornya. Semua akan senang kalau sepakbola kita bebas konflik, dan kompetisi yang baik akan membantu peningkatan prestasi sepakbola nasional yang saat ini masih terpuruk, pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
Menpora Optimistis Pertemuan Bersama Klub Berbuah Positif
Ikut Sepakbola Jalanan ala Aremania, Ini Kata Suharno
Protes BOPI dan Menpora, Aremania Gelar Pertandingan di Jalanan
Nasib Tak Jelas, Persebaya Tunggu Instruksi Manajemen
Batal Gelar Laga, Persebaya Rugi 100 Juta
Laga Persebaya vs Persiba Resmi Batal
Melawan, Arema Cronus Ajak Kibarkan Merah Putih
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















