IPL Review: Barisic Bawa Singo Edan Berjaya di Jepara
Editor Bolanet | 30 Juni 2012 21:18
- Asa Arema Indonesia untuk meraih poin penuh dalam lawatan mereka di Jepara akhirnya terkabul. Gol Andrew Barisic di injury time pertandingan membawa Singo Edan berjaya di kandang Persijap Jepara, Sabtu (30/06) dengan skor 1-0.
Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini tersebut, Arema nampak mendominasi alur permainan. Mereka nampak berambisi untuk mencetak gol demi memenuhi target poin penuh di laga ini. Para penggawa tuan rumah sendiri ogah dipermalukan begitu saja. Mereka mengandalkan serangan-serangan balik yang cepat ke pertahanan Arema.
Banyak menguasai alur permainan peluang demi peluang sempat dicetak Arema di babak pertama. Namun, karena terlalu terburu-buru, peluang-peluang itu gagal dimanfaatkan dengan sempurna. Alhasil, hingga wasit meniup peluit, tanda babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan tanpa gol.
Di babak kedua, Persijap mengubah strategi mereka. Kali ini mereka berusaha menguasai alur permainan. Menit 46, mereka memiliki peluang pertama. Namun, skema set piece anak asuh Sartono Anwar ini masih tak membuahkan hasil. Dua menit kemudian giliran Arema memiliki peluang emas. Sayang, Putut Waringin Jati, yang menyambut umpan silang Fariz Bagus Dhinata, terjebak dalam posisi offside.
Arema kembali mendapat kesempatan emas menit ke 55. Melaju dari sayap kiri, Talaohu Abdul Mushafri melepas umpan silang ke tengah kotak penalti. Namun, kiper Persijap, Danang Wihatmoko, masih sigap mengantisipasinya.
Roman Chmelo sempat membuat jantung suporter tuan rumah berdebar lebih kencang. Tendangan kerasnya dari kotak penalti gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Danang Wihatmoko. Namun, Andrew Barisic, yang berusaha mengejar bola liar, terlebih dahulu berada dalam posisi offside.
Menit 66, Barisic sukses merobek gawang Persijap. Namun, golnya dianulir karena sebelumnya wasit sudah meniup peluit, menyusul pelanggaran Gunawan Dwi Cahyo ke pemain belakang Persijap.
Kerapnya peluang mereka gagal menjadi gol membuat para penggawa Arema Indonesia penasaran. Melalui lini tengah yang dinahkodai Roman Chmelo, mereka terus berusaha menekan pertahanan Persijap. Sayang peluang demi peluang yang mereka ciptakan masih gagal menjadi gol.
Asyik menyerang, Arema justru nyaris kebobolan. Beruntung Dennis Romanovs bisa menepis tendangan keras Julio Lopez dari luar kotak penalti. Menit 84, Roman Chmelo harus tertunduk lesu. Tendangan kerasnya, menerima umpan matang Barisic, justru melambung jauh di atas mistar gawang Danang Wihatmoko.
Roman menebus tuntas kesalahannya tersebut di detik jelang laga berakhir. Dia berhasil melepas umpan matang ke tengah kotak penalti Persijap. Barisic, yang tak terkawal, menyambut dengan tendangan voli yang tidak bisa diantisipasi Danang Wihatmoko.
Usai kebobolan, para penggawa Persijap mencoba peruntungan mereka dengan menekan pertahanan Arema. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan tak berubah bagi keunggulan Singo Edan.
Dengan kemenangan ini, Arema merangsek ke peringkat delapan dengan raihan 26 poin. Sementara itu, Persijap tertahan di peringkat sepuluh. (den/mac)
Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini tersebut, Arema nampak mendominasi alur permainan. Mereka nampak berambisi untuk mencetak gol demi memenuhi target poin penuh di laga ini. Para penggawa tuan rumah sendiri ogah dipermalukan begitu saja. Mereka mengandalkan serangan-serangan balik yang cepat ke pertahanan Arema.
Banyak menguasai alur permainan peluang demi peluang sempat dicetak Arema di babak pertama. Namun, karena terlalu terburu-buru, peluang-peluang itu gagal dimanfaatkan dengan sempurna. Alhasil, hingga wasit meniup peluit, tanda babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan tanpa gol.
Di babak kedua, Persijap mengubah strategi mereka. Kali ini mereka berusaha menguasai alur permainan. Menit 46, mereka memiliki peluang pertama. Namun, skema set piece anak asuh Sartono Anwar ini masih tak membuahkan hasil. Dua menit kemudian giliran Arema memiliki peluang emas. Sayang, Putut Waringin Jati, yang menyambut umpan silang Fariz Bagus Dhinata, terjebak dalam posisi offside.
Arema kembali mendapat kesempatan emas menit ke 55. Melaju dari sayap kiri, Talaohu Abdul Mushafri melepas umpan silang ke tengah kotak penalti. Namun, kiper Persijap, Danang Wihatmoko, masih sigap mengantisipasinya.
Roman Chmelo sempat membuat jantung suporter tuan rumah berdebar lebih kencang. Tendangan kerasnya dari kotak penalti gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Danang Wihatmoko. Namun, Andrew Barisic, yang berusaha mengejar bola liar, terlebih dahulu berada dalam posisi offside.
Menit 66, Barisic sukses merobek gawang Persijap. Namun, golnya dianulir karena sebelumnya wasit sudah meniup peluit, menyusul pelanggaran Gunawan Dwi Cahyo ke pemain belakang Persijap.
Kerapnya peluang mereka gagal menjadi gol membuat para penggawa Arema Indonesia penasaran. Melalui lini tengah yang dinahkodai Roman Chmelo, mereka terus berusaha menekan pertahanan Persijap. Sayang peluang demi peluang yang mereka ciptakan masih gagal menjadi gol.
Asyik menyerang, Arema justru nyaris kebobolan. Beruntung Dennis Romanovs bisa menepis tendangan keras Julio Lopez dari luar kotak penalti. Menit 84, Roman Chmelo harus tertunduk lesu. Tendangan kerasnya, menerima umpan matang Barisic, justru melambung jauh di atas mistar gawang Danang Wihatmoko.
Roman menebus tuntas kesalahannya tersebut di detik jelang laga berakhir. Dia berhasil melepas umpan matang ke tengah kotak penalti Persijap. Barisic, yang tak terkawal, menyambut dengan tendangan voli yang tidak bisa diantisipasi Danang Wihatmoko.
Usai kebobolan, para penggawa Persijap mencoba peruntungan mereka dengan menekan pertahanan Arema. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan tak berubah bagi keunggulan Singo Edan.
Dengan kemenangan ini, Arema merangsek ke peringkat delapan dengan raihan 26 poin. Sementara itu, Persijap tertahan di peringkat sepuluh. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persib vs Persijap
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 14:01
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi FC Seoul vs Persib 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:24
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Dewa United 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:14
-
Serie A tak Lagi 'Boring': Belum Muncul Skor 0-0 hingga Pekan ke-4 Musim 2026/2027
Liga Italia 15 September 2026, 14:48
-
Harry Kane Tembus 150 Gol di Bayern Munchen, Lebih Cepat dari Robert Lewandowski!
Bundesliga 15 September 2026, 14:15
-
Kabar Mengejutkan FC Seoul: Turunkan Tim SMA untuk Hadapi Persib di ACL Two?
Bola Indonesia 15 September 2026, 13:48
-
Cristian Chivu Bela Josep Martinez, Tegaskan Kiper Inter Milan Bukan Masalah
Liga Italia 15 September 2026, 13:29
-
Prediksi Barcelona vs Racing Santander 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 13:13
-
Lamine Yamal atau Kylian Mbappe: Siapa yang Lebih Layak Memenangkan Ballon d'Or?
Liga Spanyol 15 September 2026, 12:54
-
EMTEK Media Dapat Kepercayaan untuk Kelola Izin Nonton Bareng FIFA ASEAN Cup 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 12:45
-
Gabriel Jesus Siap Bersaing dengan Raphinha di Barcelona
Liga Spanyol 15 September 2026, 12:19
-
Prediksi Man Utd vs Brighton 17 September 2026
Liga Inggris 15 September 2026, 12:08
-
Mikel Arteta Tegaskan Arsenal Siap Hadapi Jadwal Padat
Liga Inggris 15 September 2026, 11:44
-
Prediksi Milan vs Benfica 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 11:15
-
Rodri Sebut Barcelona Bukan Favorit Juara Liga Champions
Liga Spanyol 15 September 2026, 11:09
-
Bruno Fernandes Disebut Memalukan dalam Insiden Kartu Merah Phil Foden
Liga Italia 15 September 2026, 10:34
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



