ISL Review: Menang, Persela Lamongan Masuk Tiga Besar
Editor Bolanet | 11 Mei 2012 17:33
- Persela Lamongan berhasil memenuhi ambisi untuk meraih poin penuh di laga kandang melawan Mitra Kukar. Meski sempat tertinggal, Persela berhasil membalikkan kedudukan dan mengakhiri pertandingan dengan skor 2-1.
Bermain di kandang sendiri, Persela benar-benar tampil dominan sepanjang babak pertama. Gustavo Lopez yang menjadi jenderal lapangan tengah memainkan perannya dengan sangat baik.
Baru tiga menit pertandingan berjalan, Persela sudah memberi salam pembuka untuk tim tamu Mitra Kukar. Beruntung sontekan Irsyad Aras masih tidak menemui sasaran.
Tekanan terus diberikan oleh Persela Lamongan. Duet Gustavo Lopez dan Inkyun Oh benar-benar membuat lini tengah Persela terlihat superior. Pergerakan dan visi permainan keduanya menjadi momok bagi pertahanan Mitra Kukar.
Mitra Kukar yang mengandalkan kecepatan dua sayapnya, Arif Suyono dan Zulham Zamrun lebih sering mengandalkan serangan balik. Upaya tersebut hampir saja membuahkan hasil andai tendangan voli Ahmad Busthomi tidak di tepis dengan sempurna oleh Khoirul Huda.
Persela mendapatkan peluang terbaiknya pada menit 26 saat tendangan Irsyad Aras sambil membalikkan badan dari dalam kotak penalti masih mengarah tepat ke pelukan Hendro Kartiko.
Meski mendominasi permainan, Persela tidak mampu memaksimalkan setiap peluang menjadi gol. Dan skor pada babak pertama tetap imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, baik Persela maupun Mitra Kukar masih tetap mengandalkan pemain yang sama seperti babak kedua. Namun kali ini Mitra Kukar lebih berani mengambil inisiatif serangan.
Sebuah kesalahan pemain belakang Persela pada menit 66 ketika bermaksud memotong umpan yang mengarah ke Zulham Zamrun berakibat fatal. Zulham mampu memaksimalkan kesalahan tersebut dengan sebuah tendangan mendatar yang mengecoh Khoirul Huda.
Terkejut dengan gol tersebut, Persela langsung bereaksi dengan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, tepat 5 menit setelah gol Mitra Kukar, Zaenal Arifin mampu menyamakan kedudukan setelah memaksimalkan umpan Gustavo Lopez dari sisi kanan pertahanan Mitra Kukar.
Mitra Kukar yang setelah gol Zaenal Arifin lebih memilih untuk bermain bertahan harus menerima akibatnya pada menit 83. Terus di gempur oleh Persela, Mario Costas mampu memaksimalkan umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Mitra Kukar lewat sebuah diving header yang tak mampu dihalau Hendro Kartiko.
Dan gol dari Mario Costas tersebut menjadi gol terakhir yang tercipta pada laga di Stadion Surajaya Lamongan. Skor 2-1 pun bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan hasil tersebut, Persela Lamongan berhasil merangsek naik ke peringkat tiga klasemen sementara menggeser Persija Jakarta dengan raihan 39 poin dari 25 pertandingan. Sementara Mitra Kukar tetap tertahan di peringkat 8 dengan 31 poin.
Susunan Pemain
Persela Lamongan: Khoirul Huda; Suroso, Park Chul Young, Taufik Kasrun, Faturrahman; Gustavo Lopez (C), Sukadana, Irsyad Aras, Jimi Suparno; Mario Costas, Inkyun Oh
Mitra Kukar: Hendro Kartiko; Hamka Hamzah, Seiji Kaneko, Ardan Aras, Abdul GamaL, Isnan Ali; Achmad Bustomi, Dirga Lasut, Arif Suyono, Zulham Zamrun; Jajang Mulyana (bola/dzi)
Bermain di kandang sendiri, Persela benar-benar tampil dominan sepanjang babak pertama. Gustavo Lopez yang menjadi jenderal lapangan tengah memainkan perannya dengan sangat baik.
Baru tiga menit pertandingan berjalan, Persela sudah memberi salam pembuka untuk tim tamu Mitra Kukar. Beruntung sontekan Irsyad Aras masih tidak menemui sasaran.
Tekanan terus diberikan oleh Persela Lamongan. Duet Gustavo Lopez dan Inkyun Oh benar-benar membuat lini tengah Persela terlihat superior. Pergerakan dan visi permainan keduanya menjadi momok bagi pertahanan Mitra Kukar.
Mitra Kukar yang mengandalkan kecepatan dua sayapnya, Arif Suyono dan Zulham Zamrun lebih sering mengandalkan serangan balik. Upaya tersebut hampir saja membuahkan hasil andai tendangan voli Ahmad Busthomi tidak di tepis dengan sempurna oleh Khoirul Huda.
Persela mendapatkan peluang terbaiknya pada menit 26 saat tendangan Irsyad Aras sambil membalikkan badan dari dalam kotak penalti masih mengarah tepat ke pelukan Hendro Kartiko.
Meski mendominasi permainan, Persela tidak mampu memaksimalkan setiap peluang menjadi gol. Dan skor pada babak pertama tetap imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, baik Persela maupun Mitra Kukar masih tetap mengandalkan pemain yang sama seperti babak kedua. Namun kali ini Mitra Kukar lebih berani mengambil inisiatif serangan.
Sebuah kesalahan pemain belakang Persela pada menit 66 ketika bermaksud memotong umpan yang mengarah ke Zulham Zamrun berakibat fatal. Zulham mampu memaksimalkan kesalahan tersebut dengan sebuah tendangan mendatar yang mengecoh Khoirul Huda.
Terkejut dengan gol tersebut, Persela langsung bereaksi dengan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, tepat 5 menit setelah gol Mitra Kukar, Zaenal Arifin mampu menyamakan kedudukan setelah memaksimalkan umpan Gustavo Lopez dari sisi kanan pertahanan Mitra Kukar.
Mitra Kukar yang setelah gol Zaenal Arifin lebih memilih untuk bermain bertahan harus menerima akibatnya pada menit 83. Terus di gempur oleh Persela, Mario Costas mampu memaksimalkan umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Mitra Kukar lewat sebuah diving header yang tak mampu dihalau Hendro Kartiko.
Dan gol dari Mario Costas tersebut menjadi gol terakhir yang tercipta pada laga di Stadion Surajaya Lamongan. Skor 2-1 pun bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan hasil tersebut, Persela Lamongan berhasil merangsek naik ke peringkat tiga klasemen sementara menggeser Persija Jakarta dengan raihan 39 poin dari 25 pertandingan. Sementara Mitra Kukar tetap tertahan di peringkat 8 dengan 31 poin.
Susunan Pemain
Persela Lamongan: Khoirul Huda; Suroso, Park Chul Young, Taufik Kasrun, Faturrahman; Gustavo Lopez (C), Sukadana, Irsyad Aras, Jimi Suparno; Mario Costas, Inkyun Oh
Mitra Kukar: Hendro Kartiko; Hamka Hamzah, Seiji Kaneko, Ardan Aras, Abdul GamaL, Isnan Ali; Achmad Bustomi, Dirga Lasut, Arif Suyono, Zulham Zamrun; Jajang Mulyana (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






