ISL Review: Pelita Jaya Pecundangi Tuan Rumah PSAP Sigli
Editor Bolanet | 18 Juni 2012 18:08
- Pelita Jaya berhasil meraih poin penuh dari tuan rumah PSAP Sigli. Dua gol kemenangan Pelita dicetak oleh Safee Sali dan Greg Nwokolo.
PSAP yang tampil di depan publik sendiri benar-benar tak ingin membiarkan anak asuh Rahmad Darmawan mengambil inisiatif permainan. Hasilnya, pertandingan baru berjalan tiga menit PSAP nyaris membuka keunggulan setelah I Made Kadek Wardana melakukan pelanggaran di area terlarang. Sayang Camara Sekou yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugas dengan baik.
Perlahan tapi pasti, Pelita Jaya berhasil keluar dari tekanan tuan rumah. Beberapa peluang berhasil diciptakan oleh Safee Sali dkk. Namun gol pertama baru hadir saat pertandingan memasuki menit 35.
Adalah Safee Sali yang memecahkan kebuntuan Pelita selama hampir setengah jam permainan. Lepas dari perangkap offside PSAP, striker Malaysia tersebut berhasil memperdayai kiper PSAP, Fakrurrazi dengan sebuah tendangan ke sisi kanan gawang PSAP.
Pelita semakin menjauh empat menit kemudian. Kali ini giliran tandem Safee di lini depan, Greg Nwokolo yang berhasil menggandakan skor dengan sebuah aksi cantik sebelum mengakhirinya dengan sebuah tendangan akurat ke gawang PSAP.
Tertinggal dua gol, PSAP mencoba bangkit. Abu Bakar Bah mampu melakukan tandukan yang mengancam gawang Pelita Jaya. Beruntung, I Kadek dapat mengantisipasi bola yang meluncur deras ke arahnya.
Di babak kedua, PSAP mencoba memperbaiki penampilan dan tampil lebih menyerang. Sementara Pelita lebih banyak menunggu dan menyerang dengan mengandalkan serangan balik cepat.
Sebuah serangan dari Pelita Jaya pada menit 65 hampir saja menambah skor. Sayang penyelesaian akhir dari Greg masih terlalu lemah sehingga mudah diantisipasi dengan baik oleh Fakrurazi.
Kedua tim silih berganti melakukan serangan. Namun hingga pertandingan usai skor 2-0 tetap bertahan untuk keunggulan Pelita Jaya.
Dengan hasil tersebut, Pelita Jaya tetap tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Indonesia Super League dengan 44 poin. Sementara PSAP terpuruk di dasar klasemen dengan 24 poin. (bola/dzi)
PSAP yang tampil di depan publik sendiri benar-benar tak ingin membiarkan anak asuh Rahmad Darmawan mengambil inisiatif permainan. Hasilnya, pertandingan baru berjalan tiga menit PSAP nyaris membuka keunggulan setelah I Made Kadek Wardana melakukan pelanggaran di area terlarang. Sayang Camara Sekou yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugas dengan baik.
Perlahan tapi pasti, Pelita Jaya berhasil keluar dari tekanan tuan rumah. Beberapa peluang berhasil diciptakan oleh Safee Sali dkk. Namun gol pertama baru hadir saat pertandingan memasuki menit 35.
Adalah Safee Sali yang memecahkan kebuntuan Pelita selama hampir setengah jam permainan. Lepas dari perangkap offside PSAP, striker Malaysia tersebut berhasil memperdayai kiper PSAP, Fakrurrazi dengan sebuah tendangan ke sisi kanan gawang PSAP.
Pelita semakin menjauh empat menit kemudian. Kali ini giliran tandem Safee di lini depan, Greg Nwokolo yang berhasil menggandakan skor dengan sebuah aksi cantik sebelum mengakhirinya dengan sebuah tendangan akurat ke gawang PSAP.
Tertinggal dua gol, PSAP mencoba bangkit. Abu Bakar Bah mampu melakukan tandukan yang mengancam gawang Pelita Jaya. Beruntung, I Kadek dapat mengantisipasi bola yang meluncur deras ke arahnya.
Di babak kedua, PSAP mencoba memperbaiki penampilan dan tampil lebih menyerang. Sementara Pelita lebih banyak menunggu dan menyerang dengan mengandalkan serangan balik cepat.
Sebuah serangan dari Pelita Jaya pada menit 65 hampir saja menambah skor. Sayang penyelesaian akhir dari Greg masih terlalu lemah sehingga mudah diantisipasi dengan baik oleh Fakrurazi.
Kedua tim silih berganti melakukan serangan. Namun hingga pertandingan usai skor 2-0 tetap bertahan untuk keunggulan Pelita Jaya.
Dengan hasil tersebut, Pelita Jaya tetap tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Indonesia Super League dengan 44 poin. Sementara PSAP terpuruk di dasar klasemen dengan 24 poin. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Winger Arema FC Akui Dua Penalti Timnya Tak Didapat 'Cuma-Cuma'
Bola Indonesia 26 April 2024, 07:01
-
Dibekuk Persebaya Surabaya, Greg Nwokolo Akui Arema Buat Kesalahan Sendiri
Bola Indonesia 28 Maret 2024, 04:57
-
Widodo C Putro Datang, Greg Nwokolo Tak Lagi 'Hilang'
Bola Indonesia 21 Februari 2024, 21:52
-
Ihwal Nasib Greg Nwokolo, Pelatih Arema FC: Saya Hargai Jika Ia Mau Pensiun
Bola Indonesia 15 Desember 2023, 23:25
-
Sempat Join Proyek Los Galacticos ala Arema Cronus, Ini Kisah Greg Nwokolo
Bola Indonesia 12 Desember 2023, 23:45
LATEST UPDATE
-
Bangganya Mikel Arteta dengan Pertahanan Arsenal
Liga Champions 16 April 2026, 10:12
-
Harry Kane, Mesin Gol dan Penghancur Real Madrid
Liga Champions 16 April 2026, 10:03
-
Real Madrid Menuju Musim Tanpa Trofi
Liga Champions 16 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39








