Jabar Didiskualifikasi, Jatim dan Sumut Lolos
Editor Bolanet | 11 September 2012 10:48
Memang, merujuk pada hasil pertandingan dari grup B, Jabar keluar sebagai juara grup. Namun, mereka didiskualifikasi lantaran dianggap tidak patuh pada keputusan sidang Dewan Hakim PON XVIII-2012. Jabar dianggap mengirim tim yang tidak sah.
Keputusan kalau Jabar didiskualifikasi ini sudah muncul sebelum laga terakhir mereka melawan Gorontalo. Sidang Dewan Hakim PON 2012 pada Sabtu (08/9) malam hingga Minggu (09/9) dini hari memutuskan kalau dua laga yang sudah dilewati Jabar tetap sah. Tapi, tim sepakbola dan futsal mereka dinyatakan gugur. Surat keputusan bernomor 03/DH-PON XVIII/2012 selanjutnya menunjuk Tony Apriliani selaku Ketua Pengprov PSSI Jabar diberi mandat untuk menjadi manajer tim tersebut.
Namun, Tony menolaknya. Sebab tim yang dimanajerinya adalah tim bentukan Pengprov Jabar pimpinan Bambang Sukowiyono yang dibentuk PSSI Djohar Arifin. Saya konsisten memegang keputusan KONI Pusat, BAORI, PB PON, dan Badan Keabsahan. Tim Jabar yang tampil bukanlah tim yang sah karena mereka bukan berada di bawah kepengelolaan Pengprov PSSI Jabar yang saya pimpin, tegas Tony semalam.
Walhasil, Jabar tetap terdegradasi dan Jatim serta Sumut lah yang berhak tampil ke fase berikutnya.
Sementara itu dari Grup C, Jateng dan Kaltim lolos ke babak berikutnya setelah menyisihkan Riau dan Sumbar. Untuk wakil Grup A belum bisa dipastikan siapa yang akan lolos. Sebab laga tunda Jambi kontra Sulawesi Tenggara yang sejatinya berlangsung Kamis (06/9) lalu baru akan digelar sore nanti. (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Karena Sebuah Tekel, Pesepakbola Ini Akhirnya Dipenjara 2,5 Tahun
Bolatainment 10 Oktober 2019, 00:15
-
Penting! Inilah 4 Manfaat Bermain Sepak Bola bagi Pria dan Wanita
Bolatainment 4 Oktober 2019, 04:19
-
Meski Melelahkan, Korea Selatan Siap Atasi Grup E Asian Games 2018
Asia 27 Juli 2018, 14:11
-
Pengundian Ulang Sepakbola Asian Games 2018 Tidak Dilakukan Menyeluruh
Tim Nasional 25 Juli 2018, 10:29
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






