Jadwal Persib Menggila di AFC Champions League 2 dan BRI Super League, Thom Haye: Tenang...
Editor Bolanet | 25 November 2025 09:55
Bola.net - Persib Bandung mengusung misi wajib menang saat bertandang ke markas Lion City Sailors, Rabu (26/11/2025) Laga lanjutan AFC Champions League Two ini sangat krusial bagi Maung Bandung.
Skuad Pangeran Biru terbang ke Singapura dengan membawa bekal kepercayaan diri tinggi. Mereka ingin melanjutkan tren positif yang sudah dibangun di liga domestik.
Namun, aroma penasaran masih tercium kuat jelang duel di Bishan Stadium. Persib punya urusan yang belum selesai usai ditahan imbang di pertemuan pertama.
Gelandang andalan Persib, Thom Haye, langsung angkat bicara mengenai kekuatan lawan. Ia meminta rekan-rekannya tetap waspada penuh dan tidak meremehkan tuan rumah.
Belajar dari Kesalahan GBLA

Persib melakukan persiapan sangat serius demi mencuri poin penuh di Negeri Singa. Latihan tertutup bahkan digelar untuk menjaga kerahasiaan taktik Bojan Hodak.
Thom Haye mengakui Lion City bukan lawan sembarangan yang bisa dipandang sebelah mata. Momen kebobolan di menit akhir saat laga di GBLA masih membekas di ingatan.
"Lion City adalah lawan yang kuat. Kami hampir menang di kandang, tapi mereka bisa mencetak gol di akhir," ujar Thom Haye di Bandung.
"Mereka memang punya pemain berkualitas dan kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit," tambahnya menganalisis.
Jadwal Neraka Tak Jadi Alasan
Tantangan Persib bukan hanya di atas lapangan, tapi juga jadwal yang super padat. Mereka harus segera terbang ke markas Madura United usai berlaga di Singapura.
Meski begitu, Haye merasa kedalaman skuad Persib saat ini sangat mumpuni. Rotasi pemain menjadi kunci agar tim tetap tampil fight di dua kompetisi sekaligus.
"Ya, jadwal kami sibuk. Tapi kabar baiknya, kami punya skuat yang besar," jelas pemain bernomor punggung 33 itu.
"Rotasi bisa dilakukan, dan sejauh ini setiap pemain yang tampil selalu memberi kontribusi," lanjut Haye optimis.
Mentalitas Sedang di Puncak
Perjalanan jauh dan ritme cepat kompetisi Asia memang menguras tenaga fisik. Namun, Haye menegaskan mentalitas tim sedang dalam kondisi prima untuk mengatasi tekanan tersebut.
Kemenangan atas Dewa United menjadi booster semangat yang sangat penting bagi skuad. Haye sendiri baru saja menyabet gelar Man of The Match di laga tersebut.
"Ini bagian dari keterlibatan kami di Asia, perjalanan lebih jauh, ritme lebih cepat. Tapi belakangan ini kami sudah menunjukkan bisa mengatasinya," tegas Haye.
Gelandang Timnas Indonesia ini memastikan timnya tidak akan main bertahan. Target membawa pulang poin menjadi harga mati.
"Kami sedang percaya diri dan ingin menunjukkan performa yang sama seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya," katanya.
"Menjadi man of the match tentu menyenangkan, tapi saya lebih senang karena kami bisa melanjutkan tren kemenangan setelah jeda," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah Dramatis, Juventus Merana: Andai Tidak Teledor di Leg Pertama!
Liga Italia 26 Februari 2026, 09:55
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 08:18
LATEST UPDATE
-
Rayakan 23 Tahun, KapanLagi Ajak Pengunjung KLBB Festival 2026 Lebih Peduli Lingkungan
Lain Lain 26 Februari 2026, 14:13
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
-
Tundukkan Benfica, Real Madrid Tinggalkan Santiago Bernabeu dengan Perasaan Positif
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:33
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58








