JC dan MoU Gagal, Exco PSSI Putuskan Kembali ke Statuta
Editor Bolanet | 10 Desember 2012 11:45
- Komite Eksekutif PSSI menganggap bahwa Joint Committee telah gagal melaksanakan tugas mereka. Karena itulah, Exco memutuskan bahwa kongres yang dihelat di Palangkaraya, Senin (10/12) hari ini, bakal dilakukan sesuai Statuta.
Dalam risalah rapat Komite Eksekutif, Minggu (09/12), Exco PSSI menyebut bahwa ada sejumlah kegagalan yang dilakukan oleh Joint Committee. Salah satu kegagalan yang paling penting adalah gagal menyetujui tempat, tanggal pelaksanaan dan status kongres. Selain itu, JC juga dianggap gagal menghentikan KPSI melakukan pelanggaran secara berulang atas statuta.
MoU juga gagal menghentikan KPSI membentuk, apa yang mereka akui, sebagai timnas tandingan. MoU juga gagal menghentikan KPSI menghalangi beberapa pemain bergabung ke dalam timnas di bawah yurisdiksi PSSI, papar Komite Eksekutif PSSI dalam risalah rapat.
Lebih lanjut, dengan mempertimbangkan kegagalan-kegagalan tersebut, Komite Eksekutif PSSI memutuskan bahwa kongres di Palangkaraya bakal dilakukan sesuai dengan statuta. Selain kegagalan-kegagalan itu, keputusan Komite Eksekutif PSSI juga didasarkan pada surat FIFA tanggal 9 Oktober 2012.
Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, FIFA menulis, Therefore, should the process set in the MoU fail for whatever reason, we remind you that PSSI must fully comply with FIFA Statutes and violation to do so may lead to sanction.
Lihat risalah rapat Komite Eksekutif, di sini dan sini. (den/mac)
Dalam risalah rapat Komite Eksekutif, Minggu (09/12), Exco PSSI menyebut bahwa ada sejumlah kegagalan yang dilakukan oleh Joint Committee. Salah satu kegagalan yang paling penting adalah gagal menyetujui tempat, tanggal pelaksanaan dan status kongres. Selain itu, JC juga dianggap gagal menghentikan KPSI melakukan pelanggaran secara berulang atas statuta.
MoU juga gagal menghentikan KPSI membentuk, apa yang mereka akui, sebagai timnas tandingan. MoU juga gagal menghentikan KPSI menghalangi beberapa pemain bergabung ke dalam timnas di bawah yurisdiksi PSSI, papar Komite Eksekutif PSSI dalam risalah rapat.
Lebih lanjut, dengan mempertimbangkan kegagalan-kegagalan tersebut, Komite Eksekutif PSSI memutuskan bahwa kongres di Palangkaraya bakal dilakukan sesuai dengan statuta. Selain kegagalan-kegagalan itu, keputusan Komite Eksekutif PSSI juga didasarkan pada surat FIFA tanggal 9 Oktober 2012.
Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, FIFA menulis, Therefore, should the process set in the MoU fail for whatever reason, we remind you that PSSI must fully comply with FIFA Statutes and violation to do so may lead to sanction.
Lihat risalah rapat Komite Eksekutif, di sini dan sini. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peserta Nilai KLB PSSI Palangkaraya Sah Sesuai Statuta
Bola Indonesia 11 Desember 2012, 09:17
-
Kantor PSSI Dijaga Dari KPSI
Bola Indonesia 10 Desember 2012, 18:45
-
Kongres Biasa KPSI Sepakat Jalankan KLB Di Ancol
Bola Indonesia 10 Desember 2012, 18:30
-
'Sanksi FIFA, Kerugian Bagi Indonesia'
Bola Indonesia 10 Desember 2012, 17:15
-
Pemerintah Serahkan Penyelesaian Dualisme Kepada FIFA
Bola Indonesia 10 Desember 2012, 14:47
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













