Jelang Lebaran, Skuad Persipasi Dapat Dana Kasbon
Editor Bolanet | 16 Agustus 2012 10:05
- Dana sebesar Rp 200 juta akhirnya digelontorkan manajemen Persipasi Bekasi. Hal tersebut guna menyiasati kebutuhan Lebaran skuad Laskar Patriot.
Setelah terus-terusan kami desak, manajemen akhirnya memberikan kasbonan (utangan) supaya kami dapat berlebaran, terang pelatih Persipasi Warta Kusuma.
Dilanjutkan mantan libero Timnas Indonesia era 80-an tersebut, dana sebesar Rp 200 juta harus dibagi-bagikan kepada pemain, tim pelatih, hingga ofisial klub yang berjumlah total 40 orang. Jumlah uang tersebut, kembali dikatakan Warta, hanya sebagian kecil dari kewajiban manajemen yang seharusnya melunasi tunggakan gaji, mess, katering, sebesar Rp 5 miliar.
Jumlah tersebut secara total, yakni terhitung sejak Januari 2012. Karena itu, manajemen harus segera melunasi kewajibannya. Pemberian dana Rp 200 juta, belum final. Setelah Lebaran, kami akan terus menuntut hak-hak kami, timpal pelatih fisik Persipasi Ega Raka Ghalih.
Lebih jauh dikatakan Ega, skuad Persipasi selama ini hidup dalam kondisi penuh keprihatinan. Pasalnya, mayoritas skuadnya merupakan pemain muda. Kondisi semakin parah akibat keuangan para pemain tidak sama. Namun mereka sepenuhnya menggantungkan hidup dari bermain sepak bola.
Beruntung bagi pemain yang memiliki usaha atau bekerja sebagai PNS. Namun bagi yang tidak, tentu harus menggadaikan barang-barang berharga atau berutang ke keluarga dan kerabat. Itu semua demi menghidupi diri dan keluarga, tutupnya. (esa/end)
Setelah terus-terusan kami desak, manajemen akhirnya memberikan kasbonan (utangan) supaya kami dapat berlebaran, terang pelatih Persipasi Warta Kusuma.
Dilanjutkan mantan libero Timnas Indonesia era 80-an tersebut, dana sebesar Rp 200 juta harus dibagi-bagikan kepada pemain, tim pelatih, hingga ofisial klub yang berjumlah total 40 orang. Jumlah uang tersebut, kembali dikatakan Warta, hanya sebagian kecil dari kewajiban manajemen yang seharusnya melunasi tunggakan gaji, mess, katering, sebesar Rp 5 miliar.
Jumlah tersebut secara total, yakni terhitung sejak Januari 2012. Karena itu, manajemen harus segera melunasi kewajibannya. Pemberian dana Rp 200 juta, belum final. Setelah Lebaran, kami akan terus menuntut hak-hak kami, timpal pelatih fisik Persipasi Ega Raka Ghalih.
Lebih jauh dikatakan Ega, skuad Persipasi selama ini hidup dalam kondisi penuh keprihatinan. Pasalnya, mayoritas skuadnya merupakan pemain muda. Kondisi semakin parah akibat keuangan para pemain tidak sama. Namun mereka sepenuhnya menggantungkan hidup dari bermain sepak bola.
Beruntung bagi pemain yang memiliki usaha atau bekerja sebagai PNS. Namun bagi yang tidak, tentu harus menggadaikan barang-barang berharga atau berutang ke keluarga dan kerabat. Itu semua demi menghidupi diri dan keluarga, tutupnya. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Posisi Ketum dan Manajer Persipasi Masih Kosong
Bola Indonesia 2 Juni 2014, 13:25
-
PT Patriot Indonesia Akhirnya Terdepak dari Persipasi
Bola Indonesia 31 Mei 2014, 18:18
-
Laga Home Persipasi Kontra PSCS Cilacap Penuh Ketidakpastian
Bola Indonesia 29 Mei 2014, 16:50
-
Take Over Persipasi, Tim Penyelamat Dipastikan Temui Kendala
Bola Indonesia 29 Mei 2014, 16:48
-
PT Patriot Indonesia Kehilangan Hak Tangani Persipasi
Bola Indonesia 28 Mei 2014, 18:06
LATEST UPDATE
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45















