Jika Gagal ke Chonburi, PSSI Siap Carikan Irfan Bachdim Klub
Editor Bolanet | 5 Februari 2013 19:36
- Keinginan Irfan Bachdim untuk berseragam klub Thailand Premier League (IPL) Chonburi FC, masih harus tertunda. Penyebabnya, Irfan belum menyerahkan International Transfer Certificate (ITC) kepada manajemen Chonburi FC.
Klub-klub memang dilarang menurunkan pemain asing jika belum mengantongi visa kerja atau Kitas (kartu izin tinggal sementara) dari Imigrasi dan ITC.
Tanpa ITC, pemain dan klub bersangkutan bisa berujung pada gugatan. Sebab, mereka memainkan pemain yang tidak sah dan masih berurusan dengan mantan klub. ITC berfungsi sebagai tanda memutus kerja sama dengan klub lama dan memulai dengan klub baru.
Saya mendengar kabar jika ITC Irfan masih berada di manajemen Persema Malang. Untuk itu, ketiga pihak tersebut (manajemen Irfan, manajemen Persema dan manajemen Chonburi FC) harus duduk bersama agar menemukan solusi yang tepat, ujar Penanggungjawab tim nasional Indonesia, Bernhard Limbong.
Namun, kalau komunikasi yang dijalankan masih alot, PSSI siap menampung Irfan. Dia anak bangsa yang berprestasi dan rela membela Timnas. Karena itu, PSSI akan membantu mencarikannya klub dalam negeri, sambung Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tersebut.
Sejatinya, Limbong mendukung rencana Irfan yang ingin menapak karir ke pentas sepak bola luar negeri. Namun diingatkannya, Irfan mesti mengikuti mekanisme yang berlaku.
Jika resmi bergabung dengan Chonburi FC, maka Irfan akan menggenapi kuota pemain asing Chonburi FC yang sudah diisi penyerang asal Nigeria Samuel Gbenga Ajayi dan Ivan Boskovic, penyerang asal Montenegro.
Misalnya, Irfan harus menghormati kontrak yang ada dengan Persema Malang. Sehingga, tidak asal pindah begitu saja, tukasnya.
Pihak Chonburi FC tertarik merekrut Irfan setelah bermain impresif saat pertandingan persahabatan melawan Suphanburi FC. Irfan dianggap memiliki fisik prima, skill bagus dan bisa bermain sama baiknya saat menyerang maupun bertahan. Sehingga, cocok dengan kebutuhan Chonburi FC. (esa/dzi)
Klub-klub memang dilarang menurunkan pemain asing jika belum mengantongi visa kerja atau Kitas (kartu izin tinggal sementara) dari Imigrasi dan ITC.
Tanpa ITC, pemain dan klub bersangkutan bisa berujung pada gugatan. Sebab, mereka memainkan pemain yang tidak sah dan masih berurusan dengan mantan klub. ITC berfungsi sebagai tanda memutus kerja sama dengan klub lama dan memulai dengan klub baru.
Saya mendengar kabar jika ITC Irfan masih berada di manajemen Persema Malang. Untuk itu, ketiga pihak tersebut (manajemen Irfan, manajemen Persema dan manajemen Chonburi FC) harus duduk bersama agar menemukan solusi yang tepat, ujar Penanggungjawab tim nasional Indonesia, Bernhard Limbong.
Namun, kalau komunikasi yang dijalankan masih alot, PSSI siap menampung Irfan. Dia anak bangsa yang berprestasi dan rela membela Timnas. Karena itu, PSSI akan membantu mencarikannya klub dalam negeri, sambung Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tersebut.
Sejatinya, Limbong mendukung rencana Irfan yang ingin menapak karir ke pentas sepak bola luar negeri. Namun diingatkannya, Irfan mesti mengikuti mekanisme yang berlaku.
Jika resmi bergabung dengan Chonburi FC, maka Irfan akan menggenapi kuota pemain asing Chonburi FC yang sudah diisi penyerang asal Nigeria Samuel Gbenga Ajayi dan Ivan Boskovic, penyerang asal Montenegro.
Misalnya, Irfan harus menghormati kontrak yang ada dengan Persema Malang. Sehingga, tidak asal pindah begitu saja, tukasnya.
Pihak Chonburi FC tertarik merekrut Irfan setelah bermain impresif saat pertandingan persahabatan melawan Suphanburi FC. Irfan dianggap memiliki fisik prima, skill bagus dan bisa bermain sama baiknya saat menyerang maupun bertahan. Sehingga, cocok dengan kebutuhan Chonburi FC. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wawancara Eksklusif Riko Simanjuntak: Saya Masih Punya Kemampuan
Bola Indonesia 27 Juli 2022, 10:56
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







