Kartu Merah Uilliam Barros, Titik Balik yang Mengubur Asa Persib di AFC Champions League 2

Asad Arifin | 18 Februari 2026 21:52
Kartu Merah Uilliam Barros, Titik Balik yang Mengubur Asa Persib di AFC Champions League 2
Aksi Uilliam Barros bersama Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. ILeague

Bola.net - Persib Bandung memulai laga dengan misi nyaris mustahil. Mereka wajib menang dengan selisih minimal tiga gol untuk menjaga peluang lolos ke 8 Besar AFC Champions League 2. Beban itu datang setelah kalah 0-3 pada leg pertama di markas Ratchaburi FC.

Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2) malam WIB, Persib tampil agresif sejak awal. Intensitas tinggi langsung ditebar. Tekanan diberikan tanpa jeda.

Advertisement

Gol Berguinho pada menit ke-36 sempat membakar semangat. Namun, wasit menganulirnya. Tiga menit berselang, Andrew Jung mencetak gol yang sah usai tinjauan VAR.

Momentum berpihak pada Maung Bandung. Ritme permainan meningkat. Akan tetapi, satu insiden jelang turun minum mengubah segalanya. Insiden itu adalah kartu merah Uilliam Barros, yang harusnya bisa dihindari.

1 dari 2 halaman

Momentum yang Terputus di Menit 45+6

Momentum yang Terputus di Menit 45+6

Logo AFC Champions League 2 yang terdapat di jersey Persib Bandung musim 2025/2026 (c) Dok. Persib/@persib

Persib berada dalam fase terbaiknya ketika petaka datang. Pada menit 45+6, Uilliam Barros melakukan tekel kepada Jonathan Khemdee. Situasi itu terjadi di wilayah yang sebenarnya masih relatif aman.

Barros berusaha menghentikan pergerakan lawan. Namun, tekel tersebut mengenai kaki bek Timnas Thailand itu. Wasit Mohammed Al Shamrani langsung mengambil keputusan tegas.

Kartu merah dikeluarkan tanpa ragu. Pemain Persib sempat melayangkan protes. Akan tetapi, sang pengadil lapangan bergeming dan tidak mengubah keputusannya.

Sejak momen itu, ritme permainan berubah. Persib kehilangan keseimbangan. Tugas berat yang awalnya sulit menjadi semakin kompleks.

2 dari 2 halaman

Dominan Statistik, Tumpul dalam Eksekusi

Dominan Statistik, Tumpul dalam Eksekusi

Aksi Andrew Jung pada laga Persib vs Ratchaburi FC di babak 16 Besar AFC Champions League 2025/2026 (c) Dok. Persib Bandung

Memasuki babak kedua, Persib tetap mencoba mengambil inisiatif. Meski bermain dengan 10 orang, mereka tidak sepenuhnya bertahan. Dominasi bola tetap terlihat.

Namun, efektivitas menjadi masalah. Dengan satu pemain lebih sedikit, Persib harus berhitung setiap kali menyerang. Risiko serangan balik Ratchaburi selalu mengintai gawang Teja Paku Alam.

Jika seluruh energi difokuskan untuk menekan, ruang di lini belakang terbuka. Ratchaburi beberapa kali mencoba memanfaatkan situasi itu. Persib tak bisa bermain sebebas babak pertama.

Secara statistik, Persib mencatat 57 persen penguasaan bola dan melepaskan 20 tendangan. Angka yang impresif. Namun, tanpa tambahan gol, data itu menjadi catatan kosong. Kartu merah Uilliam Barros menjadi titik balik yang memutus momentum dan mengubur asa kebangkitan di kompetisi Asia.

Sumber data: FotMob

LATEST UPDATE