Kata Pengamat Soal Terhentinya Aktivitas Tim-tim Shopee Liga 1: Sesuai Prediksi
Dimas Ardi Prasetya | 8 Januari 2021 06:15
Bola.net - Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, mengatakan terjadinya penghentian aktivitas dari sejumlah tim di Liga 1 memang sudah bisa diprediksi.
Satu per satu tim dari Liga 1 memang akhirnya harus mengambil keputusan sulit. Mereka menghentikan aktivitas tim alias membubarkan diri.
Klub Liga 1 yang pertama membubarkan diri secara resmi adalah Madura United. Kemudian, memasuki awal Tahun 2021, Persipura Jayapura menyatakan hal yang sama.
Keuangan klub yang semakin menipis karena ketiadaan sponsor menjadi alasan utama. Klub-klub Liga 1 hingga saat ini diwajibkan membayar gaji 25 persen dari nilai kontrak sesuai dengan aturan PSSI.
Alasannya karena ketidakjelasan lanjutan kompetisi di mana hingga saat ini PSSI belum mengantongi izin penyelengaraan dari pihak kepolisian.
"Klub boleh jadi akan berpikir 1000 kali apabila sampai awal 2021, PSSI tidak bisa memberikan jaminan bahwa Liga 1 pasti berputar. Klub menurut saya akan memilih untuk istirahat dengan meliburkan atau mungkin melepas pemain-pemainnya," kata Kesit Budi Handoyo, Kamis (07/01/2021).
Bisa Berimbas Negatif Pada PSSI
Menurut Kesit, jika PSSI tidak bisa membuat terobosan dan memberikan solusi yang tepat terkait pelakanaan Liga, maka nama mereka akan makin tercoreng. Terburuknya, mereka akan tidak mendapat kepercayaan lagi dari anggotanya dan juga masyarakat.
"Apabila anggota PSSI sampai tak percaya lagi dengan kinerja organisasi, akan menjadi ancaman serius bagi kepemimpinan Iwan Bule sebagai ketua umum," cetus Kesit.
"Bisa saja ia mendapatkan mosi tak percaya karena dinilai tak becus menangani persoalan yang dialami persepakbolaan nasional semasa pandemi," serunya.
Pemain Jadi Korban
Pada akhirnya, kata pria yang sering menjadi komentator pertandingan sepak bola di beberapa stasiun televisi ini, para pemain lah yang jadi korban.
Karena dipastikan juga tidak ada klub lokal yang akan menampung. Masih Beruntung jika ada klub luar negeri yang mengontrak.
"Tapi toh tidak semua pemain bisa boyongan main klub ke luar negeri. Paling ya hanya segelintir pemain saja," ungkapnya.
Kabar terbaru dari PSSI, mereka disebut bakal mengadakan rapat khusus untuk membahas lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 dalam waktu dekat.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Nandang Permana/Editor Hendry Wibowo
Published: 7 Januari 2021
Baca Juga:
- Kelanjutan Shopee Liga 1 Masih Gelap Ditambah Ada PSBB Lagi, Pemain Arema FC Kian Gelisah
- Vakumnya Shopee Liga 1 Membuat Zoubairou Garba Melirik Dunia Atletik
- Persebaya Surabaya Berharap Suara-Suara Klub Didengar PSSI
- PSSI Sudah 3 Kali Bersurat ke Kepolisian untuk Izin Kompetisi, tapi Masih Bertepuk Sebelah Tangan
- Pemain Persija Jakarta Ikut Aksi di Media Sosial Desak Shopee Liga 1 Digulirkan
- Jacksen Tiago Tak Mau Komentari Keputusan Persipura Jayapura Hentikan Aktivitas Tim
- Liga 1: Persebaya Surabaya Hentikan Pembayaran Gaji Pemain
- PT LIB Pesimistis Liga 1 dan Liga 2 Dapat Dilanjutkan Februari 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Bologna 20 April 2026
Liga Italia 18 April 2026, 17:22
-
Chelsea vs Man Utd: 4 Aspek Penting dalam Duel Panas di Stamford Bridge
Liga Inggris 18 April 2026, 17:00
-
Live Streaming Napoli vs Lazio - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 18 April 2026, 16:00
-
Jadwal Lengkap Balapan FIA World Endurance Championship 2026
Otomotif 18 April 2026, 15:30
-
Jadwal Lengkap GT World Challenge Asia 2026, Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah
Otomotif 18 April 2026, 14:30
-
Sean Gelael Pastikan Ikut Balapan GT World Challenge Asia 2026 di Seri Mandalika
Otomotif 18 April 2026, 13:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00










