Kelanjutan PT LPIS Tunggu Putusan Exco PSSI
Editor Bolanet | 3 Agustus 2013 13:55
- Wacana pembubaran kompetisi Indonesian Premier League (IPL) yang digaungkan klub-klub peserta, membuat General Manager PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), Didied Poernawan Affandy tidak tinggal diam.
Diakuinya, terus menjalin komunikasi dengan para klub untuk mendapatkan jalan terbaik. Dalam waktu dekat, dilanjutkannya, menunggu saran dari Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait desakan membubarkan IPL.
Kini, nasib IPL berada di tangan Exco PSSI. Karena itu, kami menunggu jawabannya. Sejujurnya, kami repot kalau banyak klub yang menyuarakan ingin membubarkan IPL. Pasalnya, kami menginginkan kompetisi ini berjalan hingga akhir, katanya.
Ketika diskusi antara PT LPIS dan klub-klub IPL yang dimediasi PSSI di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (02/8) malam, hanya dihadiri lima klub, masing-masing PSM Makassar, Persijap Jepara, PKT Bontang, Semen Padang dan Persiba Bantul.
Diterangkannya, banyak yang tidak hadir dengan alasan tidak punya dana untuk datang ke Jakarta dan mendapatkan undangan seperti Persibo Bojonegoro, Arema dan Persebaya. (esa/mac)
Diakuinya, terus menjalin komunikasi dengan para klub untuk mendapatkan jalan terbaik. Dalam waktu dekat, dilanjutkannya, menunggu saran dari Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait desakan membubarkan IPL.
Kini, nasib IPL berada di tangan Exco PSSI. Karena itu, kami menunggu jawabannya. Sejujurnya, kami repot kalau banyak klub yang menyuarakan ingin membubarkan IPL. Pasalnya, kami menginginkan kompetisi ini berjalan hingga akhir, katanya.
Ketika diskusi antara PT LPIS dan klub-klub IPL yang dimediasi PSSI di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (02/8) malam, hanya dihadiri lima klub, masing-masing PSM Makassar, Persijap Jepara, PKT Bontang, Semen Padang dan Persiba Bantul.
Diterangkannya, banyak yang tidak hadir dengan alasan tidak punya dana untuk datang ke Jakarta dan mendapatkan undangan seperti Persibo Bojonegoro, Arema dan Persebaya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















