Keluh Kesah Ismed Sofyan Soal Hukuman Komdis PSSI: Suuzan Saya Benar
Asad Arifin | 2 Oktober 2018 13:52Kepada Bola.net, Selasa (2/10/2018), lewat sambungan telepon, Ismed Sofyan berkeluh kesah terkait hukuman yang diganjar Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepadanya. Prasangka buruk kapten Persija Jakarta ini pun semakin besar.
Buntut dari kerasnya pertandingan antara Persib Bandung kontra Persija pada pekan ke-23 Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 23 September lalu, Komdis PSSI menghukum delapan pemain kedua klub. Termasuk untuk Ismed, yang dianggap menendang kaki pemain lawan. Alhasil, bek berusia 39 tahun ini diskors tiga pertandingan.
Ismed memang menjadi langganan sanksi Komdis PSSI kala kedua tim bertemu. Pada musim lalu, Ismed juga dihukum dua pertandingan lantaran dinilai menanduk mantan bek Persib yang kini membela Bhayangkara FC, Vladimir Vujovic.
“Ya lucu saja. Sebenarnya setiap ada keributan perihal yang kejadian di luar sepak bola kok yang terkena Ismed Sofyan lagi, Ismed Sofyan lagi,” ujar Ismed.
“Jadi sebenarnya kalau saya lihat sih ini antara suka tidak suka karena tidak tahu di pihak Bandung sama saya kayanya terlalu benci banget sih. Soalnya karena sedikit saja tindakan yang aneh, mereka besar-besarkan,” katanya.
Ismed merasa tidak melakukan tindakan yang dimaksud Komdis PSSI. Maka dari itu, munculah pemikiran negatif dari dirinya.
“Kalau dilihat dari kronologis pertandingan, tidak ada yang berlebihan, normal saja, malah saya yang diintimidasi, diteror, dicaci maki, dan dibikin spanduk segala macam. Tapi malah saya di sanksi,” kata Ismed.
“Saya juga kaget, tapi saya sudah felling dari kemarin-kemarin. Dulu sama Vladimir [Vujovic], saya yang dipukul, dan saya yang di skorsing dua pertandingan,” lanjutnya.
Seringkali namanya menghiasi sanksi Komdis PSSI pada partai Persib versus Persija, membuat nalar Ismed menangkap suatu hal. Sentimentil antara Persib dan Persija berdampak kepada para pemain. Ismed merasa Komdis PSSI dikuasai pihak yang berasal dari Bandung.
“Jadi saya tidak paham, yang jadi tanda tanya mungkin suuzan saya selama ini benar. Mungkin di Komdis PSSI orang-orang Bandung semua,” imbuh Ismed.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Portugal Saat Hajar Uzbekistan: Ronaldo Balik Bungkam Kritik
Piala Dunia 24 Juni 2026, 09:23
-
Man of the Match Panama vs Kroasia: Cristian Martinez
Piala Dunia 24 Juni 2026, 08:31
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Ekuador vs Jerman 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 08:02
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Curacao vs Pantai Gading 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 08:01
-
Hasil Panama vs Kroasia: Gol Pemain Pengganti Beri 3 Poin untuk Vatreni
Piala Dunia 24 Juni 2026, 07:54
-
Tempat Menonton Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026, 24 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28














