Keamanan Overacting, Bonekmania Hancurkan Mobil Polisi
Editor Bolanet | 3 Juni 2012 19:00
- Pihak keamanan Polrestabes Surabaya dinilai terlalu overacting dalam mengamankan pertandingan antara Persebaya Surabaya kontra Persija Jakarta, Minggu (03/6). Hasilnya, satu mobil kepolisian terpaksa dihancurkan oleh Bonekmania.
Tensi pertandingan ini sendiri memang memanas. Beberapa keputusan wasit Juhandri Setiana menyebabkan beberapa lemparan botol air mineral ke tengah lapangan. Belum lagi aksi acungan jari tengah dari Emmanuel De Porras kepada Bonekmania, membuat mereka kian gencar memberi salam botol air mineral.
Namun, aksi bonek ini sebenarnya sudah berhenti ketika laga usai. Dengan tertib, mereka pulang dan beberapa dari mereka turun ke lapangan untuk mengambil spanduk yang mereka bentangkan di sisi lapangan. Nah, di sinilah kerusuhan terjadi.
Pihak keamanan menilai bonek yang turun ke lapangan akan membuat onar. Beberapa Bonekmania yang turun mengambil spanduk malah diberi pukulan rotan. Aksi ini membuat Bonekmania yang lain marah. Beberapa Bonek yang berada di tribun VVIP kemudian melemparkan pihak keamanan dengan air mineral.
Aksi di tribun VVIP itu kemudian malah dibalas pihak kepolisian dengan tembakan gas air mata. Overacting terlihat di sini. Tembakan gas air mata tersebut terkesan membabi-buta. Banyak anak-anak dan wanita yang berada di tribun VVIP harus digotong keluar.
Menganggap ulah kepolisian keterlaluan, Bonekmania tak tinggal diam. Giliran mobil polisi yang diparkir di depan Gelora 10 Nopember Tambaksari menjadi sasaran kekesalan mereka. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian mengenai besarnya kerugian mereka.
Tensi pertandingan ini sendiri memang memanas. Beberapa keputusan wasit Juhandri Setiana menyebabkan beberapa lemparan botol air mineral ke tengah lapangan. Belum lagi aksi acungan jari tengah dari Emmanuel De Porras kepada Bonekmania, membuat mereka kian gencar memberi salam botol air mineral.
Namun, aksi bonek ini sebenarnya sudah berhenti ketika laga usai. Dengan tertib, mereka pulang dan beberapa dari mereka turun ke lapangan untuk mengambil spanduk yang mereka bentangkan di sisi lapangan. Nah, di sinilah kerusuhan terjadi.
Pihak keamanan menilai bonek yang turun ke lapangan akan membuat onar. Beberapa Bonekmania yang turun mengambil spanduk malah diberi pukulan rotan. Aksi ini membuat Bonekmania yang lain marah. Beberapa Bonek yang berada di tribun VVIP kemudian melemparkan pihak keamanan dengan air mineral.
Polisi menembakkan gas air mata ke arah penonton
Aksi di tribun VVIP itu kemudian malah dibalas pihak kepolisian dengan tembakan gas air mata. Overacting terlihat di sini. Tembakan gas air mata tersebut terkesan membabi-buta. Banyak anak-anak dan wanita yang berada di tribun VVIP harus digotong keluar.
Menganggap ulah kepolisian keterlaluan, Bonekmania tak tinggal diam. Giliran mobil polisi yang diparkir di depan Gelora 10 Nopember Tambaksari menjadi sasaran kekesalan mereka. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian mengenai besarnya kerugian mereka.
Tak hanya orang dewasa, anak kecil dan balita pun menjadi korban.
(fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Beckham Putra Dicibir Oknum Suporter, Jay Idzes Langsung Beri Dukungan
Tim Nasional 11 Juni 2026, 11:48
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













