Kemenpora Sambut Positif Mundurnya Blatter
Editor Bolanet | 3 Juni 2015 09:55
- Mundurnya Sepp Blatter dari jabatannya sebagai Presiden FIFA mendapat sambutan positif Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. Kemenpora menyebut keputusan Blatter ini tepat waktu.
Apapun alasan dan motivasi Sepp Blatter untuk mengundurkan diri sebagai Presiden FIFA yang justru baru saja terpilih, Kemenpora tetap menaruh rasa hormat dan apresiasi kepadanya, ujar Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
Keputusan tersebut dilakukannya tanpa harus menunda-nunda waktunya pada saat FIFA semakin menjadi sorotan internasional atas berbagai indikasi dugaan skandal korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat tinggi FIFA di sekitar lingkaran kekuasaannya, sambungnya.
Sebelumnya, Sepp Blatter resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden FIFA pada Selasa (02/06). Keputusan itu nampaknya tak lepas dari berbagai kecaman yang dialamatkan kepadanya terkait skandal korupsi masif yang terjadi dalam tubuh FIFA.
Lebih lanjut, Gatot menyebut mundurnya Blatter membuat FIFA berkesempatan berbenah diri. Hal ini, sambungnya, akan membuat FIFA memiliki masa depan lebih cerah.
Pengunduran dirinya ini akan memberi peluang bagi berbagai pihak yang ingin melakukan reformasi total terhadap manajemen FIFA, tandasnya. [initial]
(den/pra)
Apapun alasan dan motivasi Sepp Blatter untuk mengundurkan diri sebagai Presiden FIFA yang justru baru saja terpilih, Kemenpora tetap menaruh rasa hormat dan apresiasi kepadanya, ujar Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
Keputusan tersebut dilakukannya tanpa harus menunda-nunda waktunya pada saat FIFA semakin menjadi sorotan internasional atas berbagai indikasi dugaan skandal korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat tinggi FIFA di sekitar lingkaran kekuasaannya, sambungnya.
Sebelumnya, Sepp Blatter resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden FIFA pada Selasa (02/06). Keputusan itu nampaknya tak lepas dari berbagai kecaman yang dialamatkan kepadanya terkait skandal korupsi masif yang terjadi dalam tubuh FIFA.
Lebih lanjut, Gatot menyebut mundurnya Blatter membuat FIFA berkesempatan berbenah diri. Hal ini, sambungnya, akan membuat FIFA memiliki masa depan lebih cerah.
Pengunduran dirinya ini akan memberi peluang bagi berbagai pihak yang ingin melakukan reformasi total terhadap manajemen FIFA, tandasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













