Kepedihan Madura United yang Dua Kali Kandas di Semifinal
Gia Yuda Pradana | 8 Juli 2019 10:44
Bola.net - Madura United menjamu PSM Makassar di Pamekasan pada leg kedua Piala Indonesia 2018, Minggu (07/7). Madura United menang 2-1, tapi itu tak cukup untuk meloloskan mereka ke final. Kalah 0-1 di Makassar pada leg pertama, Madura United tersingkir lewat gol tandang dalam agregat 2-2.
Dengan hasil ini, berarti Madura United selalu kandas di semifinal dalam dua turnamen yang mereka ikuti.
Sebelumnya, Madura United juga gagal ke final Piala Presiden 2019. waktu itu, mereka dihentikan Persebaya Surabaya dengan agegat 2-4 di semifinal (0-1 tandang, 2-3 kandang).
"Ya, tim ini dua kali gagal karena banyak pemain baru. Di sini cuma ada Beto (Goncalves) dan Jaime (Xavier) saja yang pernah juara. Yang lain tidak ada," kata pelatih Dejan Antonic.
Mental juara Madura United masih belum terbangun sepenuhnya. Mereka memang terhitung sebagai klub baru, yang berdiri pada 2016. Dukungan suporter juga belum sebanyak klub-klub besar lainnya.
Scroll terus ke bawah.
Gagal di Kandang
Dua kegagalan ini tentu rasanya sangat pedih. Terlebih lagi, dua kegagalan itu didapatkan saat leg kedua digelar di kandang sendiri.
Melihat lawan merayakan lawan kelolosan ke final di kandang sendiri pasti menyakitkan.
"Saya tidak bisa bilang apa-apa, pemain sudah bekerja bagus. Kami sedikit kurang beruntung. Tim ini masih dalam proses secara bertahap supaya lebih kuat," lanjut Dejan.
Kekalahan dari Persebaya masih bisa diterima oleh Dejan karena timnya kalah jumlah gol. Namun PSM lolos karena peraturan gol tandang, meski kedua tim sama-sama mencetak gol dalam dua pertandingan.
"Kadang-kadang menerima hasil ini berat. Sepak bola jadi berat kalau hasil seperti ini (peraturan gol tandang). Kami tidak mau jatuh dalam situasi seperti sekarang," pungkas pelatih asal Serbia tersebut.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Madura United vs Persib di BRI Super League, 22 Oktober 2026
Bola Indonesia 22 Oktober 2026, 17:57
-
Link Streaming PSM vs Persebaya, 22 Oktober 2026
Bola Indonesia 22 Oktober 2026, 14:59
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persib 22 Oktober 2026
Bola Indonesia 21 Oktober 2026, 19:15
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persebaya 22 Oktober 2026
Bola Indonesia 21 Oktober 2026, 19:07
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




