Kerjasama News Corp Dengan PSSI, Bukan LPIS
Editor Bolanet | 21 Januari 2013 15:54
- PSSI menegaskan bahwa pihak menjalin kerjasama dengan pihak News Corp adalah otoritas tertinggi sepakbola Indonesia tersebut. Penegasan ini untuk meluruskan adanya anggapan bahwa News Corp menjalin kerjasama dengan PT. Liga Prima Indonesia Sportindo, operator kompetisi di bawah PSSI.
Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Ismail Mukadar, kerjasama pengelolaan hak komersial dari kompetisi terjadi antara PSSI dan News Corp. Jadi, sambungnya, siapapun yang menjadi operator kompetisi, tidak akan ada masalah dengan perjanjian.
Kerjasama ini antara News Corp dan PSSI. Tak akan ada masalah dengan siapapun operator kompetisinya, ujar Saleh, pada Bola.net, Senin (21/01).
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa pihak yang menjalin kerjasama dengan News Corp adalah PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT. LPIS). Kabar ini memantik kekhawatiran bahwa perjanjian ini akan bermasalah di tahun 2014, kala dua liga dijadwalkan melebur dan operator kompetisi resmi di bawah PSSI masih belum pasti PT. LPIS.
Sementara itu, pernyataan senada juga datang dari Widjajanto. CEO PT. LPIS ini juga menegaskan bahwa News Corp terpilih dalam proses lelang yang diadakan oleh PSSI. Proses lelang ini dilakukan oleh panitia yang diketuai Bendahara PSSI, Zulkifli Nurdin.
Mungkin, karena presentasi dari para peserta lelang tadi dikantor PT. LPIS, jadi ada anggapan seperti itu, ungkap Widja. (den/mac)
Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Ismail Mukadar, kerjasama pengelolaan hak komersial dari kompetisi terjadi antara PSSI dan News Corp. Jadi, sambungnya, siapapun yang menjadi operator kompetisi, tidak akan ada masalah dengan perjanjian.
Kerjasama ini antara News Corp dan PSSI. Tak akan ada masalah dengan siapapun operator kompetisinya, ujar Saleh, pada Bola.net, Senin (21/01).
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa pihak yang menjalin kerjasama dengan News Corp adalah PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT. LPIS). Kabar ini memantik kekhawatiran bahwa perjanjian ini akan bermasalah di tahun 2014, kala dua liga dijadwalkan melebur dan operator kompetisi resmi di bawah PSSI masih belum pasti PT. LPIS.
Sementara itu, pernyataan senada juga datang dari Widjajanto. CEO PT. LPIS ini juga menegaskan bahwa News Corp terpilih dalam proses lelang yang diadakan oleh PSSI. Proses lelang ini dilakukan oleh panitia yang diketuai Bendahara PSSI, Zulkifli Nurdin.
Mungkin, karena presentasi dari para peserta lelang tadi dikantor PT. LPIS, jadi ada anggapan seperti itu, ungkap Widja. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 19 April 2026, 19:39
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















