Kerusuhan Suporter di Laga Persib vs Persis, Leonardo Medina: Tidak Bagus untuk Sepak Bola Indonesia
Gia Yuda Pradana | 5 April 2023 13:50
Bola.net - Persib Bandung dan Persis Solo berhadapan di Stadion Pakansari pada pekan ke-32 BRI Liga 1 2022/2023, Selasa (4/4/2023). Laga yang dimenangi Persib 3-1 ini sempat terhenti akibat kerusuhan antarsuporter di tribune.
Imbas dari meletusnya kericuhan yang diwarnai dengan tembakan petasan ini, pertandingan jadi terganggu dan harus dihentikan oleh wasit ketika menginjak menit ke-77.
Di area tribune stadion, gesekan antarsuporter ini turut membuat sejumlah fasilitas mengalami kerusakan. Pasalnya, sempat terjadi aksi saling lempar kursi penonton dari kedua belah pihak.
Pelatih Persis, Leonardo Medina, sangat menyayangkan insiden ini. Sebab, menurutnya, ini tidak bagus untuk sepak bola Indonesia.
Membunuh Sepak Bola

kerusuhan semacam ini merusak nilai sportivitas yang terkandung dalam sepak bola. Menurut juru taktik berusia 52 tahun itu, aksi kekerasan seperti inilah yang justru merusak masa depan sepak bola di Indonesia.
“Kami merasa sedih dengan insiden kerusuhan antarsuporter pada laga ini. Semua pemain, staf pelatih, dan seluruh orang yang bekerja di sepak bola sangat sedih dengan hal itu,” kata Leo dalam sesi konferensi pers, Selasa (4/4/2023).
“Kita tidak memahami situasi semacam itu. Sebab, kerusuhan semacam ini tidak bagus untuk sepak bola, terutama sepak bola Indonesia. Sikap semacam inilah yang membunuh sepak bola,” imbuhnya.
Tak Semestinya Kembali Terjadi

Leonardo Medina tak habis pikir dengan insiden ini. Sebab, setelah berbagai peristiwa kelam yang terjadi di Indonesia, kerusuhan dalam sepak bola semestinya tak kembali terjadi.
“Kami jelas sangat sedih dengan hal ini. Kerusuhan semacam ini tidak semestinya tak lagi terjadi dalam pertandingan sepak bola,” katanya.
“Kerusuhan seperti ini tak boleh terjadi. Saya tidak memahaminya. Saya tentu sangat sedih jika situasi seperti ini kembali terjadi,” imbuhnya.
Eks asisten pelatih Johor Darul Takzim ini mengingatkan seluruh pihak untuk berbenah, tidak hanya klub, pemain, ataupun wasit, tetapi juga suporter yang menjadi bagian dari sepak bola.
“Kita harus bekerja bersama-sama. Semua harus berbenah, baik itu tim, pemain, wasit, dan terutama suporter. Sebab, sepak bola adalah olahraga yang seharusnya bisa menyatukan semua orang,” tegasnya.
Disadur dari: Bola.com/Radifa Arsa/Wiwig Prayugi, 5 April 2023
Klasemen Sementara BRI Liga 1 2022/2023

Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Persib Kutuk Keras Kerusuhan Bobotoh dengan Suporter Persis di Stadion Pakansari: Mereka Tidak Perna
Manajemen Persikabo 1973 Pastikan Bimo Wirjasoekarta Tetap Sebagai Presiden Klub
Jelang Lawan Persebaya, Thomas Doll Minta Persija Perlihatkan Motivasi Seperti ketika Hadapi Persib
Persebaya Vs Persija di BRI Liga 1: Sudah Saatnya Sepak Bola Tanpa Rantis
Gagal Capai Target, PSS Sleman Siap Lakukan Perubahan Besar-besaran
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















